AKIBAT NARKOBA : Kapolsek Kenohan AKP Salamun (tengah) saat mengamankan lima pemain narkoba yang meresahkan masyarakat, Senin (27/5/2019) malam. (ist)

1News.id, KUTAI KARTANEGARA – Kepolisian Sektor Kenohan berhasil menangkap lima pemain narkoba, Senin (27/5/2019) malam sekitar pukul 21.05 Wita. Mereka bernama Ade Kawirian (27), Medi (35), Selin (25) dan Rian (32), ke empatnya warga Kecamatan Kenohan serta Robi (36) warga Desa Genting Tanah, Kecamatan Kembang Janggut, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar, didampingi Kapolsek Kenohan AKP Salamun menerangkan, terungkapnya kasus ini berawal saat Unit Reskrim Polsek Kenohan mendapatkan informasi bahwa di Jalan Inpres, Desa Kahala Ilir, sering terjadi transaksi narkoba. Usai mengantongi informasi itu, petugas langsung melakukan penyelidikan dilapangan.

“ Saat berada di Jalan Inpres Desa Kahala Ilir, anggota melihat seorang pria dengan gerak-gerik yang mencurigakan. Kemudian anggota mendatangi dan mengamankannya,” kata Salamun kepada harian ini, Selasa (28/5/2019) pagi.

Ketika dilakukan penggeledahan, petugas menemukan satu poket kecil narkoba jenis sabu disaku celana sebelah kiri pria bernama Ade tersebut. Kemudian dari pengakuannya, barang tersebut dibeli dari seorang pengedar di Desa Genting Tanah bernama Robi.

“ Dari situ kami langsung menuju tempat pengedarnya berada,” terang Salamun.

Setibanya di Desa Genting Tanah, tepatnya di Lapangan Sepakbola, petugas menemukan Robi bersama dengan ketiga rekannya yakni Medi, Selin dan Rian. Setelah diamankan, petugas kembali menemukan dua poket sabu di dalam kotak rokok milik Robi.

“ Setelah barang bukti ditemukan, empat pelaku lainnya kami bawa ke Mapolsek Kenohan bersama dengan Ade,” ucap Kapolsek.

Ternyata ketika dilakukan tes urine, semua pria tersebut positif menggunakan narkoba, termasuk Medi, Selin dan Rian.

“ Waktu kita amankan di Lapangan Sepakbola itu, mereka baru saja habis pesta narkoba menggunakan barang milik Robi,” bebernya.

Akibatnya, ke lima pria tersebut saat ini sudah diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka. Untuk barang bukti, petugas mengamankan tiga poket sabu, uang Rp 365 ribu, enam unit handphone, dua korek gas, tiga plastik sabu dan satu buah sendok takar.

“ Mereka kami jerat dengan Pasal 114 Jo Pasal 112  Jo Pasal 132 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara,” pungkasnya. (bay)

Berikan Tanggapanmu