BERANTAS NARKOBA : Tampak Dadang dan Marsuki saat diamankan di Mapolres Kukar, Jumat (24/5/2019) malam. Kemudian sebanyak 81 pemakai kedapatan sedang antri di Loket Narkoba Pasar Segiri, Sabtu (25/5/2019) dini hari. (ist)

1News.id, KUTAI KARTANEGARA – Bukannya memperbanyak pahala di bulan suci Ramadan, malah dipergunakan untuk berbuat dosa. Itulah yang dilakukan 81 orang yang kedapatan sedang mengantri untuk membeli narkoba di Loket Pasar Segiri, Kota Samarinda, Sabtu (25/5/2019) dini hari sekitar pukul 01.00 Wita.

Puluhan pemakai tersebut diamankan oleh tim gabungan Satreskoba Polres Kukar dan Polresta Samarinda. Semuanya langsung diberikan pembinaan dan diminta untuk berhenti mengkonsumsi narkoba lagi.

“ Karena tidak ada barang bukti, 81 pemakai tersebut hanya kita berikan pembinaan dan diminta untuk pulang. Tapi sebelumnya, mereka kami rendam dulu di sungai dan berjalan jongkok dari dalam Pasar Segiri sampai jalan raya,” terang Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar, melalui Kasat Reskoba Iptu Romi kepada harian ini.

Penggerebekan di loket yang berada di dekat kandang ayam Pasar Segiri tersebut merupakan hasil pengembangan kasus di Kecamatan Tenggarong. Dimana, Jumat (24/5/2019) kemarin, Satreskoba Polres Kukar berhasil mengamankan dua pengedar yakni Dadang Mulyadi (51) warga Gang Pama RT 23, Desa Margasari, Kecamatan Loa Kulu dan Marsuki (35) warga Dusun Batuah RT 15 Kelurahan Batuah, Kecamatan Loa Janan.

“ Waktu kami tanya beli dimana sabunya?, Marsuki mengatakan beli di Loket Pasar Segiri. Dari situlah kami langsung berkoordinasi dengan Polresta Samarinda untuk melakukan penggerebekan di loket itu,” terang Romi.

Penangkapan pertama kali dilakukan terhadap Dadang sekitar pukul 17.45 Wita di areal persawahan, Jalan Sumber Sari RT 11, Desa Margasari, Kecamatan Loa Kulu. Saat itu, pria tua yang berprofesi sebagai petani tersebut, diamankan di sebuah pondok kecil.

Tak mudah untuk menangkap Dadang. Ketika ingin diamankan, Dadang sempat berusaha kabur, sehingga petugas terpaksa bergulat dengan Dadang ditengah sawah hingga dipenuhi lumpur. Usai diamankan, petugas langsung melakukan penggeledahan.

“ Dari tangan pelaku ini (Dadang,Red), kami berhasil menemukan tiga poket sabu seberat 0,79 gram di dalam sebuah ember putih dan kotak rokok, lengkap dengan bukti lainnya,” ucap Romi.

Usai mengamankan Dadang, sekitar pukul 20.20Wita, Unit Opsnal Reskoba kembali mengamankan Marsuki di sebuah kontrakan di Jalan Belida RT 07, Kelurahan Timbau, Kecamatan Tenggarong. Dari tangan Marsuki, petugas mengamankan satu poket sabu seberat 1,15 gram di dalam saku celananya.

“ Saat ini keduanya sudah kami tahan di Mapolres Kukar. Keduanya kami jerat dengan Pasal 114 jo Pasal 112 Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara,” pungkasnya. (bay)

1 KOMENTAR

  1. Alhamdulillah, makin kesini makin salut aja buat satreskoba Polres Kukar yg senantiasa sukses dlm proses pemberantasan narkoba walau hrs berjibaku dg segala medan. Terima kasih pak pol

Berikan Tanggapanmu