1News.id, KUTAI KARTANEGARA – RamadAn atau bulan puasa, tidak jadi halangan bagi ratusan penghobi olahraga lari Kalimantan Timur (Kaltim) asal Samarinda dan Balikpapan, serta Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar) untuk berolahraga.

Nyatanya Sabtu (18/5/2019) sore lalu, ratusan pelari mengikuti Walk and Run for Charity (WFC) 2019 digelar Freeletics-Free Runners Tenggarong. Menempuh jarak sekitar 3 Kilometer (Km).

“Jadi ajang kegiatan lari dilaksanakan ini bukan lomba. Melainkan sekadar berolahraga agar tetap sehat, juga bersilaturahmi sesama pencinta olahraga lari. Sekaligus menggalang dana untuk beramal di bulan penuh berkah ini. Karena dana terkumpul dari pendaftaran peserta mencapai sebesar Rp 8 juta lebih, kami serahkan ke pondok pesantren di Mangkurawang, Tenggarong,” jelas Joko Aditya Utama, selaku ketua penyelenggara kegiatan dipusatkan di Halaman Kedaton Kutai Kartanegara Ing Martadipura, terletak di Jalan Monumen Timur, Tenggarong.
Rupanya, berlari di bulan puasa tersebut, bukan kali pertama digelar Freeletics-Free Runners (Komunitas Olahraga Freeletics dan Olahraga Lari) Tenggarong sebagai penyelenggara. Mengingat kegiatan Sabtu sore lalu, menjadi kali kedua terlaksana berkat dukungan sejumlah pihak, termasuk Kasat Intel Polres Kukar AKP Okky Aryano.
“Kenapa acara ini dibuat bulan puasa? Berlari di bulan puasa, apa kuat? Nah, sesuai dengan tema kegiatan yakni Walk and Run for Charity atau jalan dan lari untuk amal. Jadi peserta bisa berjalan atau berlari. Tergantung kekuatan atau kemampuan fisik masing-masing, disesuaikan kondisi saat berpuasa,” kata Joko, lagi.

Menariknya, semula panitia menargetkan sebanyak 100 peserta. Ternyata belakangan malah membludak, karena mencapai sebanyak 170 peserta. Menurut Ketua Freeletics Tenggarong, Dwie Arum Meynina, selain untuk beramal di bulan suci Ramadan, ajang tersebut sekaligus untuk kembali menarik minat warga Tenggarong untuk berolahraga agar tetap sehat.

“Ternyata upaya kami mengajak teman-teman Tenggarong, juga disambut baik peserta asal Samarinda dan Balikpapan, ikut pada kegiatan ini. Pesertanya bahkan membludak sampai dobel daripada tahun lalu,” ucap Dwie.

Hal senada juga disampaikan Ketua Free Runners Tenggarong, Juriansyah yang akrab disapa Bang Gulung. Bahwa partisipasi sejumlah komunitas penghobi olahraga lari di Kaltim, seperti Bots Runner, Bepbep Runners dan SMDRUN asal Kota Samarinda, termasuk pula lokal seputar Kukar, selain Tenggarong, yakni Loa Kulu dan Loa Janan, terbilang baik. Tidak ketinggalan partisipasi beberapa pelari dari Polres Kukar.

“Ya, meskipun kondisi berpuasa, peserta tetap bersemangat ikut sampai selesai. Diakhiri berbuka puasa bersama di Halaman Kedaton Kutai ini. Jadi selain sehat, semua mendapat pahala kebaikan,” ujar Bang Gulung setelah menyerahkan hasil donasi kepada pihak pesantren terkait, Sabtu (18/5/2019) petang itu. (Bay)

Berikan Tanggapanmu