JUAL TOGEL : Sm, seorang pria berusia 57 tahun warga Kilometer 14, Desa Bukit Raya, Tenggarong saat berada di Mapolres Kukar usai diamankan Tim Alligator Satreskrim karena menjual judi togel atau judi singapura. (ist)

1News.id, KUTAI KARTANEGARA – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kutai Kartanegara (Kukar) berhasil mengungkap kasus judi togel alias judi singapura, Rabu (3/4/2019) lalu sekitar pukul 16.00 Wita. Dalam pengungkapan itu, seorang bandar berinisial Sm (57) berhasil diamankan.

Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar, didampingi Kasat Reskrim AKP Damus Asa menerangkan, terungkapnya kasus ini berawal saat Tim Alligator yang dipimpin Kanit Opsnal Iptu Aksaruddin Adam sedang melaksanakan operasi pekat (penyakit masyarakat).

“ Waktu Tim Alligator sedang melakukan patroli, ada masyarakat yang memberikan informasi kalau di RT 03, tepatnya di Kilometer 14, Desa Bukit Raya, Kelurahan Loa Ipuh Darat, Tenggarong terdapat aktivitas judi togel atau judi singapura,” jelas Damus kepada harian ini, Sabtu (6/4/2019) pagi.

Usai menerima info tersebut, Iptu Aksaruddin bersama personel langsung bergerak guna melakukan penyelidikan. Sampai akhirnya, tim berhasil mengantongi identitas Sm, warga RT 03. Setelah itu, lanjut Damus, tim melakukan pengintaian.

“ Ketika itu pelaku berjalan sejauh 2 kilometer dari rumahnya. Sampai disebuah kandang ayam yang letaknya tepat dibelakang kantor Desa Loa Ipuh Darat, pelaku terlihat sedang mengambil beberapa kertas yang disembunyikannya di dalam kandang ayam tersebut,” tutur Kasat.

Melihat peluang, tim langsung menciduk Sm. Ternyata, kertas yang diambil oleh Sm adalah rekapan hasil pembelian judi singapura. Bahkan dari tangan Sm, petugas turut mengamankan pecahan uang tunai hasil pembelian sebanyak Rp 1.952.000.

Karuan saja, Sm tak bisa berkutik saat polisi berpakaian preman sudah berada dihadapannya. Sm hanya pasrah saat dirinya dibawa ke Mapolres Kukar untuk dimintai keterangan.

“ Pengakuannya baru tiga bulan menjadi bandar judi ini. Setiap melakukan transaksi selalu melalui via telepon, kemudian pelaku mendatangi pembelinya. Jadi secara diam-diam gitu, tidak dilakukan di satu tempat,” beber Damus.

Saat ini, tambah Kasat, Sm sudah ditetapkan sebagai tersangka dan mendekam di sel Mapolres Kukar.

“ Pelaku kami jerat dengan Pasal 303 KUHP tentang Perjudian dengan ancaman diatas lima tahun penjara,” pungkasnya. (bay)

Berikan Tanggapanmu