CARI BUKTI : Kaur Inafis Polres Kukar, Aiptu Dian Heri Wahyudi saat melakukan visum terhadap jasad MrX di RSUD AW Sjahranie, Samarinda, Kamis (11/4/2019) kemarin. (ist)

Masih di Rumah Sakit, Polisi Belum Menerima Laporan Warga

1News.id, KUTAI KARTANEGARA – Mayat tanpa identitas atau MrX yang ditemukan di Perairan Laut Dusun Tanjung Pimping RT 16, Desa Tani Baru, Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) sejak, Senin (8/4/2019) lalu masih berada di Ruang Jenazah RSUD AW Sjahranie, Kota Samarinda.

Pasalnya, hingga kini pihak kepolisian belum mengetahui siapa mayat tersebut dan tidak ada laporan warga yang kehilangan keluarganya.

“ Sampai hari ini (Jumat,Red), kami belum menerima laporan dari warga,” kata Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar, didampingi Kapolsek Anggana AKP Tri Satria Firdaus kepada harian ini, Jumat (12/4/2019) pagi.

Guna mencari tahu penyebab kematian, Kamis (11/4/2019) kemarin. Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kukar, menurunkan Tim Inafis untuk melakukan visum bersama dokter rumah sakit. Visum tersebut dimulai sejak pukul 13.00 Wita hingga 15.30 Wita.

“ Dari hasil visum tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dan korban murni meninggal karena tenggelam,” jelas Kasat Reskrim Polres Kukar, AKP Damus Asa.

Untuk tambahan ciri-ciri, kata Damus, terdapat empat gigi yang sudah keropos atau mau ompong pada mayat berkelamin pria tersebut.

“ Selain tattoo di kaki kiri dan kanannya. Ciri-ciri tambahannya adalah adanya empat gigi yang keropos atau mau ompong pada mayat ini,” ujarnya, lagi.

Diperkirakan, jasad MrX ini sudah meninggal sekitar 3 hingga 4 hari sebelum ditemukan. Hal tersebut terlihat dari pembusukan yang terjadi pada tubuh mayatnya.

“ Kalau untuk usianya, sekitar 30 tahun ke atas saja. Tidak terlalu tua, masih muda,” tutur Kasat.

Diberitakan sebelumnya, penemuan mayat ini pertama kali diketahui oleh Kamaruddin, seorang nelayan. Mayat tersebut terlihat mengapung ditengah-tengah laut dengan posisi tengkurap menggunakan baju kaos lengan panjang bertuliskan Linmas Kutai Kartanegara. Usai dievakuasi, jasad ini langsung dibawa ke rumah sakit oleh pihak kepolisian. (bay)

Berikan Tanggapanmu