TERNYATA GONDRONG : Darno alias Gundul saat diamankan di Mapolsek Sebulu usai kedapatan membawa narkoba jenis sabu, Kamis (18/4/2019) kemarin malam. (ist)

1News.id, KUTAI KARTANEGARA –Peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang (Narkoba) makin merajalela di wilayah Kalimantan Timur (Kaltim), terutama di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Sehingga hal tersebut membuat aparat kepolisian harus bekerja keras untuk memberantasnya.

Namun tidak semua pengungkapan narkoba selalu berjalan lancar. Sering kali petugas terpaksa pulang tanpa hasil lantaran pelakunya berhasil melarikan diri atau mengetahui keberadaan petugas.

Nah, kejadian seperti itu nyaris saja dialami Tim Trisula Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Sebulu. Saat ingin mengungkap narkoba, Kamis (18/4/2019) malam kemarin, Tim Trisula mendapatkan informasi yang kurang akurat. Pasalnya, petugas mendapatkan informasi kalau pengedarnya “ gundul ”.

“ Ternyata pengedarnya bukan gundul (tidak ada rambutnya), tapi panggilannya gundul,” ungkap Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar, didampingi Kapolsek Sebulu AKP Zainal Arifin kepada harian ini, Jumat (19/4/2019) malam.

Itulah yang terjadi saat Tim Trisula hendak menangkap Darno alias Gundul (38) warga RT 03 Desa Mekar Jaya, Kecamatan Sebulu, Kukar. Petugas nyaris terkecoh saat ingin menangkapnya di Blok D, tepatnya di pinggir jalan poros Desa Mekar Jaya. Karena saat ingin melakukan penangkapan, Darno tidak gundul, melainkan gondrong.

“ Anggota sempat terkecoh saat melakukan pengintaian. Karena yang dilihatnya seorang pria gondrong, tidak gundul. Tapi setelah diyakini itu target kita (pengedarnya,Red), anggota langsung bergerak untuk mengamankannya,” ucap Zainal.

Alhasil, pria gondrong yang diamankan itu memang benar bernama Darno, pengedar yang kerap meresahkan warga. Kemudian petugas langsung melakukan penggeledahan dan berhasil menemukan satu poket narkoba jenis sabu seberat 0,40 gram di dalam dompet berwarna coklat milik Darno.

“ Ngakunya sih dipakai sendiri sebagai doping. Tapi karena dia sering mengambil banyak barang dengan bandarnya, terkadang dia juga menawarkannya kepada teman-temannya saat mencari kayu dihutan,” jelas Kapolsek.

Usai diamankan, Darno langsung dibawa ke Mapolsek Sebulu guna pemeriksaan lebih lanjut.

“ Pelaku sudah kami tetapkan sebagai tersangka. Dia kami jerat dengan Pasal 114 ayat (1) Pasal 112 ayat ( 1) Pasal 132 ayat (1) Jo Pasal  127 ayat (1) huruf a UURI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” tandasnya. (bay)

Berikan Tanggapanmu