USAI PENGHITUNGAN : Almarhum Dani Faturahman (41) petugas KPPS di TPS 03, Samarinda saat dikebumikan di Kuburan Muslimin di Jalan Kenanga, Kamis (18/4/2019) siang sekitar pukul 12.00 Wita. (Photo : Bayu/1News)

1News.id, SAMARINDA – Dalam pemilu serentak tahun 2019 yang berlangsung sejak Rabu (17/4/2019) kemarin, seluruh petugas Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) di seluruh Indonesia, terutama di Kalimantan Timur (Kaltim) terlihat bekerja lebih ekstra. Pasalnya, relawan yang dibentuk oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) tersebut harus melaksanakan tugas mulai dari persiapan, pelaksanaan hingga penghitungan surat suara.

Tak tanggung-tanggung. Dari pantauan media dilapangan, penghitungan surat suara berlangsung cukup lama, mengingat banyaknya surat yang harus dihitung, mulai dari pemilihan presiden, DPD RI, DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten serta Kota.

Bahkan, ada sejumlah TPS (Tempat Pemungutan Suara) yang baru selesai melakukan penghitungan hingga esok harinya. Akibatnya sejumlah petugas yang kurang beristirahat banyak yang mengalami kelelahan hingga ada yang meninggal dunia.

Seperti halnya yang terjadi di TPS 03, Kota Samarinda. Seorang petugas KPPS yang terletak di Jalan Biawan RT 07, Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Samarinda Ilir dilaporkan meninggal dunia.

Menurut informasi, petugas bernama Dani Faturahman (41) tersebut, menghembuskan nafas terakhir akibat kelelahan usai menyelesaikan penghitungan surat suara hingga, Kamis (18/4/2019) pagi sekitar pukul 06.00 Wita.

“ Dia (Dani,Red) baru selesai menghitung surat suara dan dia keuyuhan (kecapean). Terus pas dia mau istirahat, kami suruh sarapan dulu, tapi karena sudah keuyuhan betul, akhirnya dia pulang untuk istirahat,” terang Udin, rekan Dani di KPPS kepada wartawan saat ditemui di rumah duka.

Tak lama setelah itu, Udin dan seluruh petugas KPPS di TPS 03 mendapat kabar kalau Dani sudah meninggal dunia.

“ Tau-tau kami dapat kabar tadi pagi kalau dia meninggal. Padahal kemarin (Rabu,Red) dia sehat-sehat saja,” ungkapnya.

Usai disemayamkan di rumah duka, almarhum langsung dikebumikan di Kuburan Muslimin di Jalan Kenanga 7, Samarinda sekitar pukul 12.00 Wita. Kepergian bapak dua anak ini membuat sejumlah warga kehilangan sosok yang terkenal ramah. (Bay)

Berikan Tanggapanmu