AKIBAT PERGAULAN : MF dan Yd saat dimintai keterangan oleh penyidik Satreskrim Polres Kukar usai diamankan karena menyetubuhi gadis dibawah umur. (ist)

1News.id, KUTAI KARTANEGARA – Inilah akibat kurangnya pengawasan orang tua terhadap pergaulan anaknya diluar rumah. Seperti yang menimpa Bunga (12) warga Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Akibat berkenalan di media sosial (Medsos) Facebook, Bunga akhirnya menjadi korban asusila.

Kasus yang menimpa Bunga ini terjadi, Minggu (21/4/2019) lalu. Berawal saat Bunga berkenalan dengan dua pemuda asal Loa Kulu berinisial MF (15) dan Yd (15) di Facebook. Setelah berkenalan, Bunga dan kedua pemuda yang baru dikenalnya itu langsung berjanjian untuk bertemu di Simpangan Lempatan, Loa Kulu sekitar pukul 21.00 Wita.

“ Saat ketemuan, kedua pelaku langsung mengajak korban jalan-jalan ke tempat kumpulannya di Pal 7 Desa Rempanga,” terang Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar, didampingi Kasat Reskrim AKP Damus Asa kepada harian ini, Rabu (24/4/2019) kemarin.

Tak lama kemudian, Yd mendadak mengajak Bunga untuk jalan menggunakan sepeda motor sampai ke depan salah satu sekolah di sekitaran Jalan Gunung Petung. Didekat gedung sekolah itulah Yd mengambil kesempatan dan menyetubuhi Bunga sebanyak satu kali. Setelah selesai, Yd kemudian membawa Bunga ke tempat berkumpul di Pal 7.

Hingga dini hari, akhirnya Bunga ingin pulang. Kemudian MF menawarkan diri untuk mengantarkan Bunga pulang. Namun saat itu MF malah membawa Bunga ke rumahnya dibilangan Jalan S Parman.

“ Disana (rumah MF,Red), korban kembali disetubuhi pelaku sebanyak dua kali,” ucap Damus.

Merasa anaknya tak kunjung pulang hingga, Senin (22/4/2019) siang. Orang tua Bunga langsung mencari keberadaan anak gadisnya tersebut. Setelah dihubungi, Bunga mengaku sedang berada dirumah MF. Kemudian orang tua Bunga langsung mendatanginya untuk menjemput.

“ Ketika itulah korban ditanya orang tuanya sedang apa?, sehingga korban menceritakan kalau telah disetubuhi dua temannya,” beber Kasat.

Tak terima dengan apa yang menimpa Bunga. Orang tuanya langsung melapor ke Polres Kukar. Setelah itu, Kasat memerintahkan Tim Alligator Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) dibawah pimpinan Kanit Opsnal Iptu Aksar untuk mengamankan MF dan Yd.

“ Kedua pelaku kami amankan pukul 12 siang ditempat yang berbeda,” urai Damus.

Saat ini, tambah Kasat, MF dan Yd dititipkan ke Dinas Sosial (Dinsos). Untuk barang bukti, pihaknya mengamankan pakaian milik Bunga.

“ Kasus ini tetap dilanjutkan. Kedua pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka,” tandasnya. (bay)

Berikan Tanggapanmu