Photo : Ilustrasi

1News.id, KUTAI KARTANEGARA – Sabtu (6/4/2019) pagi tadi sekitar pukul 10.30 Wita, warga di Jalan Long Pahangai RT 06, Kelurahan Maluhu, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) digegerkan dengan adanya seorang pria berinisial BR (62) yang meninggal akibat gantung diri.

Saat di konfirmasi, Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar, didampingi Kapolsek Tenggarong Iptu Triyadi membenarkan kejadian itu.

“ Iya benar, kejadiannya tadi pagi (Sabtu,Red,” kata Triyadi kepada harian ini.

Diduga kuat, BR nekat mengakhiri nyawanya lantaran depresi dengan penyakit yang dideritanya.

“ Tidak ada masalah lain, dugaan keluarga karena depresi akibat sakit yang dialami korban,” ucap Triyadi.

Penemuan jasad BR pertama kali diketahui oleh anak perempuannya, sebut saja Nurani yang masih berusia 15 tahun. Ketika itu, Nurani baru pulang dari sekolah dan mendapati BR tergeletak di lantai dapur dengan posisi kepala dibawah meja makan dengan kondisi meninggal dunia.

Bahkan saat itu, Nurani juga melihat sebuah tali warna biru yang sudah putus yang masih terikat dengan kayu, tepat diatas tubuh BR tergeletak.

“ Setelah itu saksi (Nurani,Red) langsung memanggil kakaknya yang tinggal dirumah sebelah. Selanjutnya kasus itu dilaporkan ke Ketua RT setempat dan diteruskan ke Polsek Tenggarong,” urai Triyadi.

Usai menerima laporan, Kapolsek langsung berkoordinasi dengan Tim Inafis Polres Kukar untuk bersama-sama ke lokasi kejadian.

“ Saat disana, kami hanya memintai keterangan dan memeriksa titik dimana korban ditemukan. Karena pihak keluarga menolak untuk divisum, maka jasad korban langsung diserahkan untuk dikebumikan,” jelasnya.

Untuk barang bukti, petugas mengamankan satu buah tali nilon warna biru sepanjang 1,85 cm dan pakaian korban. (bay)

Berikan Tanggapanmu