Photo : Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian. (int)

1News.id, KUTAI KARTANEGARA – Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian menyebut bahwa Kutai Kartanegara (Kukar) adalah etalase budaya di Kalimantan Timur (Kaltim). Itu dikemukakannya dalam acara Millennial Gathering bertema “ Pemajuan Kebudayaan di Era Revolusi Industri 4.0 ” Minggu (14/4/2019) lalu di Pendopo Bupati Kukar, Tenggarong.

“ Bagi saya, saat ini alam dan migas masih dominan di Kaltim. Namun saya yakin melalui pemajuan kebudayaan, dengan mengangkat sisi kelokalan daerah akan menjadi nilai tambah dalam perekonomian,” ungkap Hetifah kepada wartawan.

“ Karena saya yakin, Kukar adalah etalase budaya Kaltim, dan Kaltim itu etalase budaya di Indonesia. Untuk itu kita harus yakin,” tambah Hetifah, lagi.

Sehingga, dalam kesempatan itu Hetifah mengajak para komunitas pecinta seni dan budaya untuk pro aktif dalam berbagai kegiatan, agar budaya Kaltim bisa lebih dikenal.

“ Dari evaluasi tahun lalu, kita masih kurang aktif di Kaltim. Bukti salah satunya yakni hanya ada 2 hingga 3 komunitas budaya saja yang mendapat pendanaan,” bebernya.

Padahal, lanjutnya, Kaltim memiliki beragam komunitas.

“ Yuk, Millenial Kukar, mari kita lebih  aktif memajukan kebudayaan kita. Kalau bukan kita siapa, kalau bukan sekarang, lalu kapan?,” tegas Hetifah.

Sementara itu, Dirjen Kebudayaan Hilmar Farid menyebutkan bahwa kemajuan teknologi seringkali menimbulkan konflik. Namun ia meyakini, kebudayaan hadir sebagai solusi.

“ Yang terlihat di masa akan datang, siapa menguasai platform teknologi, dialah bangsa pemenang. Namun kemenangan itu tidaklah menjadi apa-apa jika hanya melahirkan konflik,” ucap Hilmar.

Maka itu, tambahnya sangat penting sekali beradaptasi.

“ Kita sadar kekayaan kultur kita ini yang justru menyatukan kita. Kita ingin masyarakat kita dapat berkontribusi ke dunia lewat kebudayaan kita, lewat pemajuan kebudayaan,” tutur sejarawan ini. (*bay)

Berikan Tanggapanmu