Photo : Ilustrasi (int)

1News.id, SAMARINDA – Kasus persetubuhan terhadap anak dibawah umur kembali terjadi. Kali ini menimpa seorang gadis berusia 16 tahun, sebut saja Melati, warga Samarinda. Dia harus kehilangan keperawanannya usai disetubuhi pacarnya yang sudah berusia 36 tahun berinisial Ed, warga Jalan Manunggal 2, Kelurahan Loa Bakung, Kecamatan Sungai Kunjang, Samarinda.

Perkenalan antara Ed dan Melati terbilang cukup singkat. Karena keduanya merasa cocok dan yang sudah memiliki pekerjaan, keduanya langsung saling jatuh cinta dan berpacaran. Tak menunggu lama, Ed langsung melemparkan rayuan dan berjanji kepada Melati akan menikahinya.

Tentu saja, Melati sangat senang dan mau melakukan apa saja yang diminta oleh Ed. Sampai akhirnya, Ed nekat menyetubuhi Melati sebanyak dua kali di rumah bangsalan yang disewanya di Jalan Gunung Tunggal, Gang 02, Loa Bakung. Pertama pada Sabtu (23/3/2019) dini hari sekitar pukul 02.00 Wita dan Minggu (24/3/2019) pagi sekitar pukul 06.30 Wita.

Semalam tidak pulang, orang tua khawatir. Setibanya Melati dirumah, orang tuanya langsung menyerang dengan sejumlah pertanyaan kepada anak gadisnya tersebut. Sampai akhirnya, Melati mengakui telah berpacaran dengan Ed dan telah disetubuhi di bangsalan tempat Ed menyewa.

Karuan saja, orang tua Melati geram lantaran tidak tahu anaknya telah berpacaran dengan seorang pria yang jauh lebih tua. Ditambah lagi, keperawanan anaknya hilang di tangan pria tersebut sebelum menjalin pernikahan. Sehingga, Rabu (27/3/2019) kemarin sore sekitar pukul 15.00 Wita ke Polresta Samarinda.

“ Laporannya sudah kami terima dan pelaku langsung diamankan petugas Reskrim tak lama usai melapor di bangsalannya. Dalam kasus ini, pelaku dikenakan Pasal 81 ayat 2 Jo Pasal 76d UURI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara,” kata Kasubag Humas Polresta Samarinda, Iptu Danovan kepada harian ini. (Vie)

Berikan Tanggapanmu