MENGAKU MABUK : Iwan saat diamankan di Mapolsekta Samarinda Seberang beserta barang bukti lantaran memperkosa seorang nenek berusia 61 tahun, Selasa (5/3/2019) lalu. (Photo : Istimewa) 

Masih Tetangga, Mengaku Karena Pengaruh Minuman Keras

1News.id, SAMARINDA – Entah karena pengaruh minuman keras (Miras) atau karena nafsu sudah di ujung tanduk. Seorang pemuda yang tinggal di Jalan P. Bendahara, Kelurahan Mesjid, Kecamatan Samarinda Seberang, Kota Samarinda, nekat memperkosa seorang nenek berusia 61 tahun berinisial Tn, Selasa (5/3/2019) dini hari lalu sekitar pukul 05.00 Wita.

Ialah Iwan, pemuda berusia 28 tahun. Aksi bejatnya tersebut dilakukannya di sebuah rumah kosong di Jalan P. Bendahara, Gang Sepakat. Ketika itu Tn hendak pergi sholat subuh di Masjid tua Shiratal Mustaqiem dengan berjalan kaki. Ditengah perjalanan, Iwan mendatangi Tn dengan menggunakan sepeda motor.

“ Saat itu pelaku mengatakan kepada korban kalau ibunya pelaku mencarinya. Sehingga korban langsung naik ke sepeda motor bersama pelaku,” kata Kanit Reskrim Polsekta Samarinda Seberang, Iptu Dedi Setiawan kepada wartawan, Rabu (6/3/2019) kemarin.

Oleh Iwan, Tn bukan dibawa menemui ibunya. Tapi Iwan membawanya ke sebuah rumah kosong. Disanalah Tn diperkosa oleh Iwan sebanyak satu kali. Tn tak bisa berkutik lantaran Iwan membungkam mulutnya dan mengancam akan membunuhnya apabila berteriak. Usai melampiaskan nafsu bejatnya, Iwan meninggalkan Tn begitu saja di rumah kosong itu.

“ Karena korban tak terima dan mengenali pelaku. Korban langsung melaporkannya ke kantor (Polsekta Samarinda Seberang). Dan hari itu juga pelaku kami tangkap,” jelas Dedi.

Kepada penyidik, Iwan mengaku khilaf. Dia tidak sadar telah memperkosa Tn lantaran dalam kondisi mabuk usai menenggak tiga botol miras. Pemuda bertatto ini juga mengaku mengenak sosok Tn, yang tak lain tetangga jauhnya.

“ Saya habis mabuk, jadi saya tidak sadar. Saya juga mengenali nenek itu, dia tinggal tak jauh dari rumah saya,” aku Iwan.

Akibat perbuatannya, saat ini Iwan sudah mendekam di sel Mapolsekta Samarinda Seberang dan dijerat dengan Pasal 285 KUHP tentang Pemerkosaan dengan ancaman 12 tahun penjara. Untuk barang bukti, polisi mengamankan baju daster, mungkena putih dan celana dalam.(Ovi)

Berikan Tanggapanmu