PANJAT TEMBOK : Gedung LPKA Kelas II Samarinda dimana tahanan anak kabur saat hujan deras, Sabtu (16/3/2019) dini hari tadi. (Photo : Bayu/1News)

Tiga Berhasil Diamankan, Dua Masih Buron

1News.id, KUTAI KARTANEGARA – Lima tahanan anak di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPK) Kelas II Samarinda yang berada di Jalan Imam Bonjol, Tenggarong, Sabtu (16/3/2019) dini hari sekitar pukul 03.45 Wita kabur dari sel, setelah memanjat tembok dan pagar setinggi 5 meter saat hujan deras. Mereka berinisial Su, Ay, Ri, Ar dan An.

Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar saat ditemui membenarkan kejadian itu. Dia mengatakan kalau tiga dari lima tahanan anak yang kabur sudah diamankan, sedangkan dua lainnya masih buron.

“ Benar, tadi saya dapat laporan ada lima tahanan yang melarikan diri dari Lapas anak. Tapi tiga sudah diamankan, sedangkan dua masih dalam pengejaran,” jelas Anwar kepada awak media, Sabtu pagi.

Dua tahanan yang masih buron yakni Ar asal Kecamatan Sangasanga, Kutai Kartanegara (Kukar) dan Ri asal Kutai Barat (Kubar). Untuk mencari keberadaan kedua tahanan itu, Kapolres telah membentuk tim khusus bersama petugas LPKA untuk melakukan pencarian.

“ Kita sudah berkoordinasi dengan para orang tuanya agar anaknya bisa menyerahkan diri. Semoga keduanya cepat ditemukan,” ucap Kapolres.

Terpisah, Nur Hadi, petugas pintu utama LPKA Kelas II Samarinda saat ditemui tidak bisa memberikan keterangan kepada awak media terkait kaburnya tahanan anak tersebut. Pasalnya, kepala LPKA sedang bertugas keluar daerah.

“ Itu bukan wewenang saya untuk menjawab. Jadi maaf, saya tidak bisa memberikan keterangan,” terang Hadi.ya

Informasi dilapangan, Ar merupakan tahanan kasus pencurian sepeda motor (Curanmor) yang ditangkap di Polsek Anggana, sedangkan Ri adalah tahanan kasus narkoba dari Kubar. Sementara tiga tahanan yang sudah diamankan yakni Su tahanan kasus pencurian, Ay tahanan kasus penadahan dan An tahanan kasus uang palsu (upal) di Loa Janan.

Untuk tahanan yang pertama diamankan yakni An, saat bersembunyi di gedung bekas RS AM Parikesit. Selanjutnya, petugas menemukan Su dan Ay sedang bersembunyi di pelataran rumah warga di Jalan Arwana, Tenggarong. (Bay)

Berikan Tanggapanmu