1News.id, Cilacap – Pembinaan mental di jajaran TNI, khususnya di wilayah koordinasi Kodam IV/Diponegoro yakni Korem 071/Wijayakusuma, Lanal Cilacap, dan Lanud Jenderal Soedirman, perlu dioptimalkan.

Untuk itu, Lanal Cilacap menggelar Safari Bintal TNI yang dibuka Danlanal Cilacap di Gedung RE Martadinata Lanal Cilacap, Rabu (13/3/2019) pagi, sekitar pukul 08.00 WIB.

Kegiatan ini dihadiri sekitar 300 orang, diantaranya Kasipers Korem 071/Wijayakusuma Letkol Inf Ngatino, Kasijianbang Pusbintal TNI Letkol Caj Wagirun, Ketua Jalasenastri Korcab 3 Cabang 5 Daerah Jalasenastri Armada II Ny Hetty Teguh Iman Wibowo, Pjs Palaksa Lanal Cilacap Mayor Laut (PM) Okta Yudi P, Dansubdenpom Cilacap Kapten Cpm Tarjono, Kadislog Lanud Jenderal Besar Soedirman Kapten Kal Sugiyono, para Danramil se-Kodim 0703/Cilacap, para Perwira Staf dan Kasatker Lanal Cilacap, perwakilan personel Korem 071/Wijayakusuma, perwakilan personel Lanal Cilacap, perwakilan personel Lanud Soedirman Purbalingga, perwakilan personel Yonif 405/SK, Jalasenastri Korcab 3 Cabang V Daerah Jalasenastri Armada II, Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XVIII/Dim 0703/Cilacap, PIA Ardya Garini Cabang 8/D.I Lanud JB Soedirman, Legiun Veteran RI Cilacap, PPAD Cilacap, PPAL Cilacap, dan PPAU Purbalingga.

Mewakili Danlanal Cilacap Kolonel Laut (P) Teguh Iman Wibowo, Mayor Laut (PM) Okta Yudi P mengatakan, pembinaan mental adalah fungsi komando. Bintal bukan hanya milik para rohaniwan, tetapi semua atasan wajib memberikan pembinaan mental kepada bawahannya, seperti Bintal Rohani, Bintal Psikis, dan Bintal Ideologi Kejuangan.

“Satuan Bintal bukan tempat kumpulan pendeta, ustadz, dan biksu, tapi kumpulan orang yang ahli di bidang agama, ideologi kejuangan, dan psikis. Inilah Bintal yang seutuhnya,” tandas Okta.

Ditambahkan, kegiatan pembinaan mental ini sangat berguna bagi prajurit guna meningkatkan etos kerja, kedisiplinan, dan profesionalisme sebagai prajurit dan PNS. “Bagi para istri TNI juga berguna untuk menambah wawasan guna mendukung tugas suami sebagai prajurit TNI,” ungkapnya.

Kepribadian tidak terlepas dari kualitas mental dan moral yang baik. Itu merupakan syarat mutlak bagi prajurit dan pegawai negeri sipil untuk dapat melaksanakan tugas pokoknya secara optimal, serta mewujudkan kebahagiaan dalam rumah tangga.

Danlanal berharap, dengan adanya kegiatan ini dapat membangkitkan kesadaran para anggota akan pentingnya memiliki sikap dan mental yang tangguh dalam rangka pelaksanaan tugas ke depan.

“Dalam pelaksanaan tugas dan pengabdian kita, sikap dan tekad untuk menampilkan karya dan kinerja terbaik adalah suatu tuntutan moral, karena dengan semangat kerja yang dilandasi mental rohani, mental ideologi kejuangan, dan mental psikis yang tangguh akan mampu mengoptimalkan pencapaian tugas pokok yang kita emban,” pungkasnya.

Sementara, ceramah Safari Bintal TNI oleh Letkol Caj Wagirun. Dia mengatakan, faktor pengaruh prajurit melanggar antara lain karena lingkungan global, kesadaran hukum atau norma masih kurang, dan fungsi Bintal Komando belum optimal.

Sehingga dampak pelanggaran berupa disersi yaitu tidak hadir tanpa izin sah dari yang berwenang dalam waktu damai lebih dari 30 hari, dalam waktu perang lebih dari 4 hari, dan asusila atau perzinahan.

Menurut Wagirun, pelanggaran-pelanggaran prajurit itu bermuara dari semua pelanggaran di rumah tangga. Banyaknya masalah rumah tangga sebaiknya dijadikan sarana untuk memperbaiki dalam mengambil sikap dan mengubah perilaku.

Selain itu, kiat dalam membina rumah tangga bahagia dengan cara merawat cinta dan kasih sayang, saling mengisi dan melengkapi, adanya komunikasi yang terbuka, dan saling memaafkan.

Dia berharap bahwa pembinaan mental terus dilakukan terhadap prajurit TNI, agar mereka memiliki mental yang tangguh, mencegah pelanggaran, serta meningkatkan kinerja satuannya.

Di akhir kegiatan diserahkan bantuan zakat UPZ UO Mabes TNI kepada para veteran, Warakawuri, dan anak yatim serta bantuan kitab suci Alquran
kepada perwakilan masing-masing satuan. (Red/E)

Berikan Tanggapanmu