CEGAH NARKOBA : Kepala BNNP Kaltim, Brigjen Pol Drs Raja Haryono saat memberikan paparan dalam Sosialisasi Inpres Nomor 6 Tahun 2018 tentang P4GN di Aula Bappeda, Setkab Kukar, Senin (18/3/2019) kemarin. (Photo : Istimewa)

Saat Sosialisasi Intruksi Presiden tentang P4GN di Kutai Kartanegara

1News.id, SAMARINDA – Hasil penelitian yang dilakukan Badan Narkoba Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Timur pada tahun 2017, peredaran narkoba saat ini di Kaltim sudah masuk dalam fase darurat. 

Hal tersebut diungkapkan Kepala BNNP Kaltim, Drs Raja Haryono dalam Sosialisasi Intruksi Presiden (Inpres) Nomor 6 Tahun 2018 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan peredaran Gelap Narkotika dan Perekrusor Narkotika (P4GN) di Kabupaten Kutai Kartanegara, Senin (18/3/2019) kemarin di Aula Kantor Bappeda Kukar.

“ Saat ini, peredaran narkoba sudah masuk dalam fase darurat, karena beredar hampir di setiap kalangan. Namun yang paling mengkhawatirkan adalah peredaran narkoba sudah masuk pada kalangan generasi muda, bahkan sudah merambah  ke desa-desa,” terang Brigjen Raja.Untuk itu, harap Raja, melalui Rapat Koordinasi (Rakor) Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) ini, rencana aksi nasional P4GN dapat direspon baik oleh seluruh lembaga dan pemangku kepentingan, sebagai bentuk dukungan dan kepedulian bersama terhadap bahaya peredaran narkoba di seluruh wilayah, khususnya di Kukar.

“ Kukar ini merupakan daerah yang memiliki potensi tinggi terjadinya peredaran dan penyalahgunaan Narkoba,” cetusnya.

Sehingga tegas Raja, masalah Narkoba saat ini tidak hanya menjadi tugas BNN, Polri dan TNI semata, tapi harus didukung semua unsur.

“ Dengan diterbitkannya Inpres Nomor 6 Tahun 2018, Pemerintah Daerah (Pemda) memiliki payung hukum yang kuat. Dimana kebijakan daerah dapat dilakukan, khususnya untuk pencegahan maupun bentuk sanksi terhadap aparatur di lingkungan Pemda maupun Peratuan Daerah (Perda) yang bersifat upaya pencegahan, penyalahgunaan dan peredaraan Narkoba di Kutai Kartanegara,” terangnya.

Sekedar diketahui, sosialisasi ini secara langsung dibuka Bupati Kukar, Edi Damansyah dan dihadiri Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar serta seluruh anggota FKPD dan Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Kukar. (Vie) 

Berikan Tanggapanmu