AKIBAT NGEDAR : Tiga pengedar narkoba saat diamankan beserta barang buktinya oleh Satreskoba Polresta Samarinda dalam kurun waktu dua hari. (Photo : Istimewa)

Dua Hari, Tiga Pemain Narkoba Dibekuk Satreskoba Samarinda

1News.id, SAMARINDA – Peredaran narkoba di wilayah hukum Samarinda memang terkenal marak terjadi. Untuk itu, aparat Kepolisian Samarinda harus bekerja keras untuk memberantas jaringan barang haram yang dapat merusak masa depan penerus bangsa tersebut.

Buktinya, hanya dalam kurun dua hari. Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polresta Samarinda berhasil menangkap tiga pengedar. Mereka bernama Risky (36), Awal (47), dan Suko (43), semuanya warga Samarinda.

“ Untuk pelaku Risky ditangkap hari Selasa (5/3/2019) lalu, sedangkan Awal dan Suko ditangkap, Rabu (6/3/2019) kemarin,” terang Kasat Narkoba Kompol Markus Sanyoto, didampingi Kasubag Humas Polresta Samarinda Ipda Danovan kepada harian ini.

Dijelaskannya, Risky yang merupakan warga Jalan Jakarta, Gang Bakti ditangkap di Jalan Hasan Basri, tepatnya di Parkiran Recheese Factory Samarinda sekitar pukul 16.00 Wita. Dari tangan Risky, petugas berhasil mengamankan 11,90 gram narkoba jenis sabu yang disimpan dalam bungkus kopi.

“ Bungkusan kopi itu sempat dibuang oleh pelaku saat mau ditangkap anggota. Beruntung anggota melihat dan langsung menangkapnya,” ujar Danovan.

Esok harinya (Rabu,Red). Polisi kembali mendapat informasi di Jalan H Bakran, Kelurahan Karang Asam Ulu, sering terjadi transaksi narkoba. Mendapatkan informasi itu, Unit Opsnal Satreskoba Samarinda langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengantongi nama pengedarnya, yakni Awal warga Jalan Pusaka, Kelurahan Lok Bahu.

“ Rabu sekitar pukul 08.30 Wita, anggota berhasil menangkap Awal di Jalan H Bakran. Ketika dilakukan penggeledahan, anggota menemukan narkoba jenis sabu sebanyak 1,15 gram yang disimpan dalam kotak permen. Selain itu anggota juga mengamankan tas warna pink yang menyimpan dua bandel plastik klip, empat sendok penakar ,satu timbangan digital dan satu handphone serta uang tunai Rp 2,5 Juta,” urai Danovan. 

Dari pengakuan Awal, masih ada rekannya yang juga mengedarkan sabu di Jalan H Bakran bernama Suko. Kemudian, melalui Awal. Petugas memancing Suko untuk datang ke Jalan H Bakran. Tak lama dihubungi, Suko yang tinggal di Jalan KH Mas Mansur, Gang Citra itu datang tanpa curiga. Sampai akhirnya petugas langsung menciduknya.

“ Dari tangan Suko, anggota kembali mengamankan satu poket sabu seberat 0,52 gram beserta dua pipet kaca, dan satu handphone,” ucap Kasubag.

Saat ini, lanjut Danovan, ketiganya sudah diamankan di Sel Mapolresta Samarinda dan ditetapkan sebagai tersangka.

“ Mereka kami jerat dengan Pasal 114 jo Pasal 112 Undang-undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara,” pungkasnya. (Ovi)

Berikan Tanggapanmu