1News.id, Cilacap – Ribuan pasang mata tak berkedip saat satu persatu prajurit TNI seolah turun dari langit, persis di atas Alun-alun Cilacap, Jawa Tengah, Kamis (21/3/2019).

Hingga tiba giliran wanita penerjun yang perlahan menyibak angkasa, bak bidadari turun dari langit.

Perempuan bernama Dessy Alvionita, Kowad berpangkat Sersan Satu, itu merupakan satu di antara 12 penerjun yang memeriahkan Hari Jadi ke-163 Cilacap.

Anggota Kopassus itu mencuri perhatian penonton. Tak jarang di antara penonton yang menahan nafas saat “bidadari” itu masih melayang-layang di udara.

Begitu satu persatu penerjun keluar dari sarangnya, seketika ribuan pasang mata enggan berkedip untuk menyaksikan mereka beraksi di udara.

Bak barisan burung yang menghiasi langit Cilacap, sembari meliuk-liukkan parasutnya, jantung penonton dibuat berdebar kencang. Rasa takut, kagum, dan bangga bercampur menjadi satu.

“Indah, bagus banget, saya melihatnya. Sempat deg-degan juga saat penerjun-penerjun masih di udara. Tapi syukurlah, mereka bisa turun dengan selamat. Tadi sempat denger juga katanya ada yang perempuan, hebat banget,” ujar Indar, salah satu penonton asal Cilacap.

Dari ketinggian 3.500 feet, Dessy mampu bermanuver dengan membawa bendera berukuran besar dan berhasil melakukan pendaratan dengan sempurna di titik landasan di Alun-alun Cilacap.

Yang mengagumkan, Dessy Alvionita adalah satu-satunya wanita penerjun yang memegang rekor terjun dari ketinggian 10.000 feet.

Selain itu, prestasi yang telah diraih adalah meraih peringkat ke-5 dalam ajang World Military Parachuting Championship tahun 2013 di Tiongkok.

Sementara di pentas internasional, Dessy berhasil meraih medali perak di cabang olahraga Parachuting kategori ketepatan mendarat kelas junior putri di Olimpiade Militer Dunia ke-6 tahun 2015 di Korea Selatan.

Dessy menambahkan, keikutsertaannya di puncak peringatan HUT ke-163 Kabupaten Cilacap merupakan aksinya yang pertama kali dan menjadi pengalaman tersendiri melihat keindahan kota Cilacap dari ketinggian. Dia mengaku tak menemukan kendala sedikit selama beratraksi di atas langit kota Cilacap.

Dia menargetkan, tahun ini bakal kembali mengikuti kejuaraan terjun payung tingkat dunia di China. (Red/E)

Berikan Tanggapanmu