KETAHUAN NGEDAR : Sd dan Iy saat diamankan di Mapolsek Muara Jawa lantaran mengedarkan sabu di wilayah Kecamatan Muara Jawa. (Photo : Istimewa)

1News.id, KUTAI KARTANEGARA – Peredaran narkoba kian merajalela dan terus merusak generasi muda di wilayah hukum Kutai Kartanegara (Kukar) . Sehingga, petugas Kepolisian harus bekerja ekstra dalam menindak pelanggaran hukum tersebut.

Nah, Selasa (26/2/2019) lalu sekitar pukul 19.10Wita, dua pengedar asal Kecamatan Muara Jawa, berhasil ditangkap Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Muara Jawa. Keduanya berinisial Sd (29) warga Jalan Tahir, Kelurahan Muara Jawa Pesisir dan Iy (36) warga Jalan A Yani, Gang Anggrek, Kelurahan Muara Jawa Ulu.

“ Kedua pelaku kami tangkap di sebuah kos-kosan yang terletak di Jalan A Yani, Gang Al Hikmah, Kelurahan Muara Jawa Pesisir,” kata Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar, didampingi Kapolsek Muara Jawa AKP Pormelli Hasugian kepada harian ini, Rabu (27/2/2019) sore.

Hasugian menerangkan, terungkapnya kasus ini bermula adanya informasi dari masyarakat bahwa di sebuah kos-kosan di Jalan A Yani sering terdapat anak-anak muda yang berkumpul dan dicurigai melakukan transaksi narkoba. Mendapatkan informasi itu, Kapolsek memerintahkan Kanit Reskrim Ipda Dedi bersama personil untuk melakukan penyelidikan dilapangan.

“ Ketika itu Kanit beserta anggota saya langsung mengarah ke kos-kosan yang dilaporkan warga sebagai tempat bertransaksi,” jelasnya.

Melihat situasi memungkinkan, Kanit dan personil langsung melalukan penggerebekan di kosan itu. Karuan saja, Sd dan Iy yang berada di dalam kos langsung tak berkutik. Keduanya pasrah saat polisi melakukan penggeledahan.

“ Anggota berhasil menemukan 12 poket sabu di dalam sebuah kotak. Berdasarkan keterangan Sd, sabu itu diperolehnya dari Iy, yang kebetulan berada di kosan itu juga,” ucap Hasugian.

Usai diamankan, petugas lalu mengarah ke rumah Iy untuk mencari bukti lain. Namun sayang, petugas tak berhasil menemukan bukti lagi.

“ Buktinya hanya 12 poket sabu seberat 0,71 gram itu saja. Sisanya hanya timbangan digital, sendok takar, alat hisap atau bong serta plastik klip dan handphone,” urainya.

Saat ini tambah Hasugian, Sd dan Iy sudah ditetapkan sebagai tersangka dan mendekam di sel Mapolsek Muara Jawa. Keduanya dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) jo Pasal 112 ayat (1) jo Pasal 132 (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara. (bay)

Berikan Tanggapanmu