AKIBAT MENYETUBUHI : Aji dan Priwanto saat diamankan di Mapolres Kukar karena nekat menyetubuhi Melati, siswi SMP asal Samarinda. (ist)

Dilaporkan Hilang, Ditemukan Warga Menangis Sendirian di Jalan

TENGGARONG, SwaraKaltim – Dua pemuda asal Tenggarong bernama Aji Novi Indra Fahrizal (23) dan Priwanto (20) ditangkap Tim Alligator Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kutai Kartanegara (Kukar). Keduanya dilaporkan telah menyetubuhi seorang gadis belia berusia 12 tahun, sebut saja Melati, warga Samarinda.

“ Mereka ditangkap di lokasi yang berbeda. Pertama yang kami tangkap adalah Aji, pada Senin (4/2/2019) malam kemarin. Sedangkan Priwanto kami tangkap, Selasa (5/2/2019) dini hari tadi sekitar pukul 03.00 Wita,” kata Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar didampingi Kasat Reskrim AKP Damus Asa kepada harian ini, Selasa sore.

Kasus persetubuhan yang menimpa Melati ini berawal saat Melati berkenalan dengan Aji di Media Sosial (Medsos). Kemudian, Senin (28/1/2019) bulan lalu, Aji berinisiatif untuk menjemput Melati di dekat sekolahnya. Masih menggunakan seragam sekolah, Melati lalu dibawa ke Tenggarong, tepatnya ke sebuah kos di Jalan Sangkulirang, Kelurahan Maluhu.

“ Disanalah korban disetubuhi oleh pelaku sebanyak dua kali. Pertama tanggal 29 Januari, kedua tanggal 30 Januari,” terang Damus.

Ternyata, setelah tiga hari berada di kos Aji. Melati kemudian dikenalkan dengan seorang teman wanita Aji di Tenggarong berinisial Su. Oleh Su, Melati lalu di ajak untuk tinggal di sebuah kos yang berada di Jalan Gunung Gandek. Bukan terbebas dari Aji, di kosan Su, Melati kembali disetubuhi oleh Priwanto, yang tak lain teman nongkrong Aji.

“ Disana (Kos Su,Red), korban malah di setubuhi oleh pelaku kedua (Priwanto,Red) sebanyak satu kali,” jelas Kasat.

Semenjak dibawa Aji ke Tenggarong, orang tua Melati di Samarinda kebingungan, lantaran siswi kelas 1 SMP itu sudah seminggu tak pulang ke rumah. Bahkan orang tuanya juga sudah melapor ke Polresta Samarinda terkait kehilangan Melati.

“ Tak lama setelah itu, orang tua korban mendapat kabar dari warga yang melihat postingan orang hilang di medsos. Warga tersebut menginformasikan kalau dia melihat korban sendirian sambil menangis di Jalan Stadion Tenggarong. Kemudian korban dijemput untuk dibawa pulang,” urai Damus.Saat bersama orang tua, Melati lalu diminta untuk buka mulut. Sehingga Melati langsung mengungkapkan kalau telah dibawa oleh kenalannya (Aji,Red) dan telah disetubuhi oleh sejumlah pria. Mendapat pengakuan Melati, orang tuanya murka dan tidak terima, kemudian melaporkan kasus itu ke Polres Kukar.

Usai menerima laporan, Tim Alligator yang dipimpin Kanit Opsnal Iptu Aksar langsung melakukan penyelidikan dilapangan. Hingga akhirnya, Aji dan Priwanto berhasil ditangkap.

“ Saat ini kedua pelaku sudah kami amankan dan ditetapkan sebagai tersangka Keduanya kami jerat dengan Pasal 76D UURI Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UURI Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak, Jo Pasal 81 UURI Nomor 17 tahun 2016 tentang Perpu Nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UURI Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara,” pungkasnya. (bay)

Berikan Tanggapanmu