Kanit Basarnas Kaltim – Kaltara Siaga SAR Samarinda, Dede Hariana.  (Photo : Bayu/1News.id)

Hari Ketiga Pasca Meledaknya Kapal KM Amelia di Samarinda

1News.id, SAMARINDA – Sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) Badan SAR Nasional (Basarnas), pencarian para korban ledakan Kapal Motor (KM) Amelia di Dermaga SIE Mahakam, Samarinda akan dilakukan selama 7 hari. Hal itu ditegaskan Kanit Basarnas Kaltim-Kaltara Siaga SAR Samarinda, Dede Hariana kepada wartawan, Rabu (6/2/2019) kemarin.

“ Jadi pencarian korban kapal meledak ini kita lakukan selama tujuh hari sesuai SOP Basarnas terhitung sejak awal kejadian Selasa lalu. Pencarian kita mulai dari pukul 6 pagi hingga 6 sore dan kita tutup. Namun malamnya kita tetap monitor, tapi tidak melakukan pencarian,” kata Dede.

Pencarian malam hari, lanjutnya, dilakukan apabila memang ada tanda-tanda yang memungkinkan korban itu ada.

“ Kalau menerka-nerka saja kita tidak melakukannya. Apalagi cuaca buruk, hujan, kita tetap tidak melakukan pencarian, meskipun siang hari,” jelasnya.

Namun tegasnya, apabila ada yang melakukan pencarian tidak sesuai jadual, maka itu diluar koordinasi Basarnas.

“ Tapi relawan dan instansi yang tadi ikut breafing, mengikuti arahan kita. Nggak tau yang lain diluar koordinasi dan itu bukan tanggungjawab kami. Secara hukum, koordinasi satu-satunya di Basarnas. Jadi melaksanakan apapun harus berkoordinasi dengan Basarnas, tidak ada yang sendiri-sendiri,” tegas Dede.

Diterangkannya, untuk korban tenggelam biasanya akan timbul ke permukaan sungai atau laut saat memasuki hari ke dua dan ketiga. Tapi di hari ke empat akan tenggelam kembali.

“ Itu rumusnya, nanti hari ke enam dan tujuh, timbul lagi. Pengalaman seperti pencarian korban tenggelam di Tenggarong, Desa Rapak Lambur. Itu juga kita tidak melakukan penyelaman, hanya pembuatan gelombang seperti mengaduk-ngaduk, akhirnya korban timbul,” tuturnya.

Untuk diketahui, saat ini Tim SAR gabungan masih berupaya mencari satu korban lagi bernama Jamaluddin, pria berusia 50 tahun. Sebelumnya, Kamis (7/2/2019) pagi tadi sekitar pukul 07.10 Wita, satu jasas bernama Arman (25) berhasil ditemukan 20 meter tak jauh dari lokasi kejadian. (bay)

Berikan Tanggapanmu