TINJAU EMBUNG : Plt Bupati Kukar Edi Damansyah saat meninjau lokasi embung di sejumlah desa yang ada di Kecamatan Tenggarong Seberang, Sabtu (9/2/2019) pagi. (Photo : Prokom Setkab Kukar)

1News.id, KUTAI KARTANEGARA – Sabtu (9/2/2019) pagi sekitar pukul 09.30 Wita, Plt Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah, melakukan kunjungan ke Embung di Desa Bukit Raya, Kecamatan Tenggarong Seberang. Dalam kunjungan itu, Edi langsung bertatap muka dengan sejumlah masyarakat serta petani dari Kelompok Tani.

Embung yang ada di Desa Bukit Raya dibangun sejak tahun 2009. Dimana lokasi tempat dibangunnya Embung itu merupakan lokasi eks tambang batubara milik PT Bukit Baiduri Energi (BBE).

“ Embung ini mampu mengairi 150 hektare lahan sawah dan pertanian yang ada disini (Desa Bukit Raya,Red). Tapi sayangnya, lahan ini belum dihibahkan pihak perusahaan (BBE,Red). Sehingga harapan masyarakat dan petani disini, BBE bisa menghibahkan lokasi ini,” ucap Kades Bukit Raya, Sutardi kepada Plt Bupati.

Usai meninjau Embung di Desa Bukit Raya, sekitar pukul 10.30 Wita, Edi beserta rombongan melanjutkan perjalanan untuk meninjau Embung di Desa Kerta Buana. Saat itu, Edi bertemu dengan Kelompok Tani Tunas Mekar.

“ Adanya Embung ini sangat bermanfaat bagi masyarakat dan petani yang ada disini (Desa Kerta Buana,Red). Embung ini dibangun melalui dana APBN (Anggaran Pendapatan Belanja Negara) tahun 2018 oleh Ditjen Kementerian Pertanian RI,” jelas Kata Ketua Kelompok Tani Tunas Mekar, I Ketut Kesit saat ditemui.

Ketika meninjau, Edi berpesan kepada seluruh aparat kecamatan dan desa bisa berperan aktif dalam menciptakan irigasi bagi pertanian.

“ Saya berharap Embung ini bisa dipelihara dengan baik. Gali semua potensi yang ada, baik itu sungai maupun Embung-embung,” imbuhnya.Untuk diketahui, Embung atau tandon air merupakan waduk yang dibangun untuk menampung kelebihan air hujan di musim hujan. Air yang ditampung tersebut selanjutnya digunakan sebagai sumber irigasi di musim kemarau atau disaat curah hujan makin jarang. 

Embung merupakan salah satu teknik pemanenan air (water harvesting) yang sangat sesuai pada ekosistem tadah hujan atau lahan kering dengan intensitas dan distribusi hujan yang tidak merata. Embung dapat digunakan untuk menahan kelebihan air dan menjadi sumber air irigasi pada musim kemarau.

Secara operasional sebenarnya embung berfungsi untuk mendistribusikan dan menjamin kontinuitas ketersediaan pasokan air untuk keperluan tanaman ataupun ternak di musim kemarau dan penghujan. (bay)

Berikan Tanggapanmu