AKHIRNYA DEFINITIF :  Edi Damansyah bersama Kapolres AKBP Anwar Haidar serta Ketua DPRD Kukar, Salehuddin, berfoto bareng setelah dilantik sebagai Bupati Kukar definitif oleh Gubernur Isran Noor, Kamis (14/2/2019) pagi kemarin. (Photo : Istimewa)

1News.id, KUTAI KARTANEGARA – Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Isran Noor, melantik dan mengambil sumpah Edi Damansyah, sebagai Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) terhitung sisa periode 2019 sampai 2021 nanti. Acara pelantik ini berlangsung di Pendopo Lamin Etam, Samarinda, Kamis (14/2/2019) pagi kemarin, yang dihadiri sejumlah bupati dan wali kota di Kaltim beserta segenap kepala OPD serta pejabat teras di Kukar.

“Syukurlah, akhirnya Kukar punya bupati definitif,” kata Isran dalam sambutannya usai melantik dan mengambil sumpah Edi Damansyah sebagai orang nomor 1 di Pemkab Kukar.

Menurutnya, bupati paling sering dilantik ya Edi Damansyah ini.

“ Cocoklah orangnya tinggi besar begitu dan sabar juga,”  tambah Isran, lagi.

Dalam kesempatan itu, Isran menegaskan kalau tugas Edi yakni membenahi pembangunan daerah Kukar serta menjalin kerjasama harmonis dengan semua pihak. Dengan menjadikan semua komponen dan keberagaman sebagai modal untuk kemajuan Kukar.

“ Kukar ini merupakan daerah dengan Sumber Daya Alam (SDA) berlimpah, seperti hutan sampai migas seni budaya serta pariwisata. Pesan saya, semua itu agar dikelola dengan baik untuk kemakmuran rakyat,” tegas Isran.

Tak hanya itu, dalam momentum penting tersebut, sang gubernur ini justru teringat kepada Rita Widyasari. Bupati Kukar yang berpasangan dengan Edi ketika mengikuti Pilkada di 2015 lalu. Namun kini Rita harus menanggalkan jabatannya setelah tersandung kasus dugaan korupsi, kemudian divonis pidana penjara selama 10 tahun.

“Kita juga sudah merasakan peran penting Ibu Rita Widyasari yang kini mengalami sebuah musibah. Kita doakan beliau tabah hadapi ujian dari Allah SWT. Rakyat Kukar patut bersyukur, sekarang punya bupati baru,” katanya sembari meminta mendoakan kebaikan untuk Rita Widyasari. 

Sekadar informasi, Edi Damansyah menjadi Bupati Kukar berdasarkan Keputusan Mendagri Nomor 131.64-254 Tahun 2019 tentang Pengangkatan Bupati dan Pemberhentian Bupati Kukar, tertanggal 6 Februari 2019. Dengan kondisi tersebut, kini tahapan berikutnya untuk Kukar adalah mencari sekaligus memproses calon Wakil Bupati, sebagai pendamping Edi Damansyah memimpin serta membangun Kukar.

“Kami masih berkoordinasi dengan gubernur dan pihak terkait lainnya, untuk proses secara prosedur, dalam menentukan atau nanti menetapkan calon wakil bupati. Selama ini saya juga tetap berkomunikasi dengan Ibu Rita di Jakarta,” ucap Edi yang dilantik kemarin tampak didampingi sang istri. (bay)

Berikan Tanggapanmu