PANTAU PEMADAMAN : Kapolsek Anggana AKP Tri Satria Firdaus saat memantau upaya pemadaman kebakaran lahan di Desa Kutai Lama di atas mobil pemadam kebakaran milik BPBD Anggana, Jumat (22/2/2019) siang. (Photo : Istimewa)

Polri, Masyarakat dan Tim Gabungan Langsung Gerak Cepat

1News.id, KUTAI KARTANEGARA – Kebakaran hutan dan lahan kian marak terjadi di sejumlah wilayah di Kalimantan Timur (Kaltim) selama cuaca ekstrem belakangan ini. Jumat (22/2/2019) siang tadi sekitar pukul 14.00 Wita, kebakaran lahan kembali terjadi di Desa Kutai Lama RT 04, Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

“ Itu lahan kosong bekas rawa yang kering. Lokasinya tak jauh dari pemukiman warga,” kata Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar, didampingi Kapolsek Anggana AKP Tri Satria Firdaus kepada harian ini saat di lokasi kebakaran.

Kebakaran lahan itu berlangsung cukup lama, yakni selama 2 jam. Beruntung Polri beserta tim gabungan dari TNI, BPBD Anggana, Pertamina dan masyarakat bergotong royong memadamkan kebakaran itu sebelum makin menyebar.

“ Kendala kami tadi, akses menuju lokasi kebakaran tidak ada, sehingga alat pemadam sulit untuk mencapai titik api. Namun berkat adanya alkon (mesin pompa) milik warga, api berhasil dipadamkan,” terang Daus, biasa disapa.

Akibat kebakaran itu, seluas kurang lebih 3 hektare lahan rata jadi abu. Mengenai penyebab kebakaran, polisi masih menyelidikinya.

“ Itu masih kita selidiki, apakah karena faktor cuaca ekstrem ini atau bukan,” ucapnya.

Dengan adanya musibah ini, Kapolsek menghimbau kepada seluruh masyarakat agar mengurangi membakar sampah di siang hari, apalagi membuka lahan di saat musim panas ekstrem ini.

“ Itu sebagai bentuk pencegahan. Kemudian kepada seluruh perangkat desa, kecamatan, serta seluruh stakeholder di Anggana agar segera melakukan koordinasi apabila terjadinya kebakaran hutan atau lahan lagi. Sehingga kebakaran tersebut cepat dicegah dan tidak makin meluas,” tandasnya.Sekedar diketahui, pemadaman dilakukan oleh aparat Polsek Anggana dibantu petugas Koramil Anggana serta LPM, Karang Taruna, Ketua RT, Kepala Desa (Kades), personil BPBD Anggana, pemadam dari PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) Anggana serta masyarakat sekitar. (bay)

Berikan Tanggapanmu