KENA APES : Sundi dan Gapur saat diamankan di Mapolsek Muara Muntai karena mencuri sepeda motor. Sementara rekannya WA masih dalam pencarian. (ist)

Kabur dan Sembunyi Saat Kepergok Bawa Motor Curian di Muara Muntai

1News.id, KUTAI KARTANEGARA – Ibarat kata pepatah ‘ Sepintar-pintarnya tupai melompat, akhirnya jatuh jua ‘. Itulah kata yang pantas diberikan kepada Sundi, warga Desa Muara Enggelam, Kecamatan Muara Wis, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Meski telah sembunyi dari kejaran polisi, pemuda berusia 18 tahun ini akhirnya tertangkap saat bersembunyi di dalam sungai.

Ya, Selasa (22/1/2019) kemarin, Sundi bersama rekannya terpaksa melarikan diri ke hutan lantaran dikejar polisi dan warga usai kepergok mencuri satu unit sepeda motor merek Yamaha Jupiter MX KT 5592 LL milik Johansyah (33) warga Desa Batuq, RT 2, Kecamatan Muara Muntai, Kukar, sekitar pukul 16.30 wita. Namun sayang, ketika itu hanya Sundi yang berhasil tertangkap, sementara rekannya berinisial WA kabur.

“ Baru satu pelaku yang berhasil kami tangkap, sedangkan rekannya (WA,Red) masih dalam pencarian,” kata Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar, didampingi Kapolsek Muara Muntai AKP Salamun kepada harian ini, Rabu (23/1/2019) pagi.

Meski WA masih dicari keberadaan, namun saat itu Sundi tidak sendirian mendekam di sel Mapolsek Muara Muntai. Dia diamankan bersama Abdul Gapur (21) warga Desa Muara Muntai Ulu. Gapur sendiri terlibat ikut membantu Sundi dan WA saat membongkar motor itu usai dicuri.

“ Temannya ini (Gapur,Red) ikut membongkar atau mempreteli motor itu. Namun saat melakukan pencurian hanya Sundi dan WA saja,” jelas Salamun.

Pencurian yang dilakukan Sundi dan WA terjadi saat Johansyah sedang di rumah. Ketika itu keduanya mencuri motor Jupiter MX yang terparkir di depan rumah dengan cara mencongkel lubang kunci kontak menggunakan gunting. Setelah berhasil, keduanya lalu membawa motor itu ke tempat sepi untuk melepas semua body motor agar tidak dikenali Johansyah atau warga.

“ Waktu itulah peran pelaku satunya (Gapur,Red) ada. Kemudian mereka bersama-sama membongkar motor itu agar tidak dikenali,” ucap Kapolsek, lagi.Setelah semua body motor dilepasi, saat itu juga Sundi dan WA langsung meluncur untuk dibawa ke Samarinda. Namun apes, ditengah perjalanan di Desa Muara Muntai Ilir, seorang keluarga Johansyah bernama Suwandi (34) melihat dan mengenali motor tersebut. Selanjunya Suwandi bergegas mengamankan motor itu.

“ Karena kepergok, kedua pelaku melarikan diri ke arah hutan dengan melewati semak belukar. Setelah mendapatkan laporan, kami langsung melakukan pengejaran bersama warga saat itu juga,” kata Salamun.

Upaya pengejaran pun berlangsung hingga malam hari. Sampai akhirnya, sekitar pukul 7 malam, Sundi berhasil tertangkap saat bersembunyi di dalam sungai.

“ Dia sembunyi di sungai yang berada di sela-sela keramba. Kemudian kami lakukan pencarian di sekitar keramba, eh nggak lama kepalanya nongol dari dalam sungai. Mungkin karena kehabisan nafas, makanya kepalanya nongol di depan kami,” ucap Kapolsek.

Usai diamankan Sundi lalu dibawa ke kantor polisi. Sundi membeberkan kalau saat itu dia mencuri bersama WA, namun saat membongkar bersama Gapur.

“ Saat ini keduanya sudah kami tahan dan dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian. Dari tangan keduanya kami mengamankan satu unit sepeda motor Jupiter MX, satu set body motor yang sudah dilepas, satu tas warna merah yang berisikan perlengkapan bengkel seperti kunci pas, kunci sok, obeng, tang dan gunting,” pungkasnya. (bay)

Berikan Tanggapanmu