RESAHKAN WARGA : Suki saat diamankan beserta barang bukti 88 gram sabu oleh Satresnarkoba Polres Kukar, Selasa (15/1/2019) malam lalu. (ist)

Amankan 88 Gram Sabu di Bawah Lemari

1News.id, KUTAI KARTANEGARA – Peredaran narkoba di wilayah hukum Kutai Kartanegara (Kukar) masih terbilang cukup tinggi. Buktinya, Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kukar kembali menangkap seorang bandar sabu bernama Marsuki alias Suki (35) warga Muara Kembang, Desa Muara Pantuan RT 16, Kecamatan Anggana, Kukar.

Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar didampingi Kasat Resnarkoba Iptu Romi menerangkan, Suki ditangkap, Selasa (15/1/2019) malam sekitar pukul 18.30 wita.

“ Pelaku kami tangkap di rumahnya. Dari tangan dia (Suki,Red) kami mengamankan sebanyak 19 poket narkoba jenis sabu seberat 88,4 gram bruto,” kata Romi kepada harian ini, Rabu (16/1/2019) sore.

Terungkapnya kasus ini berawal adanya laporan masyarakat yang merasa resah dengan maraknya peredaran narkoba di Desa Muara Pantauan, Anggana tersebut. Kemudian Kapolres memerintahkan Kasat Resnarkoba bersama petugas Opsnal Resnarkoba Polres Kukar turun ke lapangan guna menyelidiki langsung laporan itu.

“ Untuk ke desa tersebut (Muara Pantauan,Red) kami harus menggunakan perahu atau kapal. Setibanya disana, kami langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengantongi identitas pelaku,” terang Kasat.

Setelah identitas beserta rumah Suki diketahui, petugas langsung menyamar sebagai warga dan mendatangi rumah Suki. Ketika itu petugas berpakaian preman berpura-pura mencari bahan bakar minyak (BBM) untuk perahu.

“ Saat itu anggota bertanya kepada pelaku apakah menjual bensin? Ketika itu pelaku langsung bilang masih ada sisa 5 liter di dalam rumah. Sewaktu masuk ke dalam rumah, barulah pelaku kami ciduk,” beber Romi.

Karuan saja, istri dan anak Suki yang saat itu berada di dalam rumah langsung panik dan sempat histeris. Namun setelah diberitahu kalau dari kepolisian, Suki bersama istri hanya bisa terdiam lemas.

“ Sempat histeris, tapi setelah tahu dari kepolisian mereka diam. Kemudian kami langsung melakukan penggeledahan di seluruh sudut rumah. Sampai akhirnya ditemukan 19 poket sabu itu di bawah lemari kamar tidurnya. Ada satu poket isinya kurang lebih 75,61 gram, dua poket isinya 8,68 gram dan 16 poket isinya 4,11 gram,” urai Kasat, lagi.

Selain sabu, petugas juga menemukan dua buah timbangan digital, handphone, korek gas dan pipet kaca. Selanjutnya Suki dibawa ke Mapolres Kukar guna pemeriksaan lebih lanjut.

“ Pelaku ngakunya beli barang itu di Samarinda, kemudian dia edarkan di Anggana. Pelaku juga sudah terbilang cukup lama berjualan sabu, hanya saja baru berhasil diamankan kemarin (Selasa,Red),” ucap Romi.

Saat ini lanjut Kasat, Suki sudah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan Pasal 114 ayat 2 Jo Pasal 112 ayat 2 Jo pasal 132 UURI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara. (bay)

Berikan Tanggapanmu