TERTANGKAP JUGA : Ahmat alias Kamang,seorang Nelayan di Desa Muara Pantuan yang ditangkap karena mengedarkan narkoba jenis sabu. Tampak KBO Satresnarkoba Iptu Darnuji didampingi Kasubag Humas AKP Yunus Tandung saat menggelar press rilis di Mapolres Kukar, Kamis (17/1/2019) sore (ist)

Polisi Amankan 21 Poket Narkoba Siap Edar

1News.id, KUTAI KARTANEGARA – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kutai Kartanegara (Kukar) berhasil menangkap satu pengedar narkoba bernama Ahmat alias Kamang (36) warga Desa Muara Pantuan RT 01, Kecamatan Anggana, Kukar. Dia ditangkap, Selasa (15/1/2019) malam sekitar pukul 20.00wita.

“ Pelaku kami tangkap di rumahnya. Saat itu kami berhasil menemukan sebanyak 21 poket narkoba jenis sabu siap edar seberat 7,02 gram bruto,” kata Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar didampingi Kasat Resnarkoba Iptu Romi kepada harian ini, Kamis (17/1/2019) sore.

Terungkapnya kasus ini saat Unit Resnarkoba Polres Kukar mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa di Desa Muara Pantuan sering terjadi transaksi narkoba. Mendapatkan info tersebut, Kasat beserta petugas langsung melakukan penyelidikan dilapangan.

“ Saat berada di Desa Muara Pantuan setelah menempuh perjalan menggunakan kapal atau perahu, kami mendapatkan identitas salah seorang pengedarnya. Kemudian kami intai dan berhasil menemukan tempat tinggalnya,” ucap Romi.

Tanpa menunggu lama, salah seorang petugas berpakaian preman kemudian mendatangi rumah Kamang. Ketika itu Kamang terlihat sedang duduk di luar rumah.

“ Sewaktu pelaku sendirian, kami langsung mengamankannya. Kemudian kami bawa ke dalam rumah untuk melakukan penggeledahan. Saat memeriksa ruang tengah rumahnya, kami menemukan 6 poket sabu di atas kasur yang tersimpan di dalam kotak hitam serta 15 poket lagi di dalam botol plastik lengkap dengan bong dan pipet kacanya,” urai Kasat, lagi.

Usai diamankan, Kamang kemudian dibawa ke Mapolres Kukar. Dari pengakuan pria yang profesinya sebagai Nelayan ini, barang tersebut dibeli dari bandar di Samarinda.

“ Saat ini pelaku sudah kami amankan dan ditetapkan sebagai tersangka. Dia kami jerat dengan Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 112 ayat (2) UURI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara,” pungkasnya. (bay) 

Berikan Tanggapanmu