OLAH TKP : Kasat Reskrim Polres Kukar AKP Damus Asa bersama Tim Inafis dan Satreskrim Polres Kukar, Kamis (17/1/2019) pagi saat melakukan olah TKP dan menemukan asal mula api yang menghanguskan puluhan rumah di Tenggarong, Rabu (16/1/2019) malam. (Photo : Bayu)

Saat Olah TKP Kebakaran di Tenggarong, Temukan 7 Titik Awal Mula Api

1News.id, KUTAI KARTANEGARA – Tim gabungan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) beserta Inafis Polres Kutai Kartanegara (Kukar), Kamis (17/1/2019) pagi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kebakaran di gang 8,9,10 yang berada di RT 14,15 dan 16 Jalan Danau Semayang dan Jalan Maduningrat, Kelurahan Melayu, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kukar.

Dalam olah TKP yang dimulai sejak pukul 07.00wita hingga siang hari itu, Tim Inafis yang dipimpin Kasat Reskrim AKP Damus Asa, Kanit Opsnal Ipda Aksar dan Kaur Inafis Aiptu Dian Heri Wahyudi tersebut berhasil menemukan 7 titik yang diduga kuat awal mula api berasal.

“ Iya, ada 7 titik. Itu semua berada di rumah milik Lakiding (63), seorang pedagang buah,” kata Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar, didampingi Kasat Reskrim AKP Damus Asa kepada wartawan di lokasi kebakaran, Kamis siang.

Dari lokasi tempat tinggal Lakiding, petugas mengamankan sejumlah barang bukti berupa alat elektronik dan kabel yang terbakar. Namun beber Anwar, pihaknya belum bisa memastikan apakah kebakaran itu benar disebabkan konsleting listrik atau bukan. Pasalnya, dari tujuh barang bukti, pihaknya juga mengamankan sebuah kompor gas.

“ Untuk penyebabnya masih kita selidiki. Sementara barang buktinya kami bawa dulu ke Mapolres Kukar untuk diteliti lebih lanjut,” ucap Kapolres, lagi.

Sekedar diketahui, dalam musibah kebakaran itu terdapat 58 bangunan ludes terbakar. Itu terdiri dari 56 rumah dan 2 tempat ibadah berupa Mushola dan Gereja. Beruntung dalam musibah itu tidak memakan korban jiwa, namun sebanyak 55 Kepala Keluarga (KK) dan 227 jiwa harus kehilangan tempat tinggal.Terpisah, Lakiding saat ditemui mengaku ketika kebakaran terjadi dirinya sedang berjualan buah di pasar malam di Mangkurawang, Tenggarong.

“ Saya berangkat dari rumah sehabis dzuhur. Ketika itu rumah sudah kosong karena istri dan anak saya juga keluar,” katanya.

Pria yang tinggal di Jalan Danau Semayang sejak 2011 itu mengungkapkan, kalau dirinya tahu rumahnya terbakar dari temannya yang juga berdagang di pasar malam.

“ Awalnya saya mengira kebakaran di Jalan Madungingrat dan jauh dari rumah saya. Ternyata pas dikasih tau kalau dibelakang minimarket, barulah saya bergegas pulang naik sepeda motor,” akunya. (bay)

Berikan Tanggapanmu