AKIBAT NGEDAR : Tahang saat diamankan di Mapolres Kukar. Tampak KBO Satresnarkoba Polres Kukar Iptu Darnuji didampingi Kasubag Humas AKP Yunus Tandung menggelar press rilis, Kamis (19/1/2019) sore. (ist)

Ditemukan 13,5 Gram Sabu di Dalam Botol Bekas Minyak Rambut

1News.id, KUTAI KARTANEGARA – Banyaknya para pelaku narkoba yang tertangkap tak membuat para pemain lain jera. Buktinya, Selasa (15/1/2019) lalu sekitar pukul 16.30 wita, Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kutai Kartanegara (Kukar) kembali menangkap satu pengedar narkoba. Dia bernama Tahang (36) warga Jalan Handil Bina Karya RT 013, Desa Tani Baru, Kecamatan Anggana, Kukar.

“ Pelaku kami tangkap di rumahnya. Dari tangan dia (Tahang,Red), kami menemukan 14 poket narkoba jenis sabu seberat 13,5 gram bruto,” kata Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar didampingi Kasat Resnarkoba Iptu Romi kepada harian ini, Kamis (17/1/2019) sore.

Kemudian, lanjut Romi, kasus ini terungkap setelah Unit Resnarkoba Polres Kukar mendapat informasi bahwa di Desa Tani Baru, Anggana kerap terjadi transaksi narkoba. Mendapatkan info tersebut, Kasat beserta personel langsung turun ke lapangan guna penyelidikan.

“ Kami dapat info sekitar pukul 8 pagi. Saat diselidiki, kami berhasil mengantongi identitas pelaku lengkap dengan tempat tinggalnya,” ucapnya.

Setelah itu, petugas berpakaian preman langsung bergerak cepat. Petugas mendatangi rumah Tahang dan dilakukan penggerebekan.

“ Pelaku tidak bisa kabur dan pasrah. Kemudian kami lakukan penggeledahan di dalam rumah. Hasilnya kami menemukan 14 poket sabu itu di dalam kamarnya yang disimpan di dalam botol bekas minyak rambut, lengkap dengan dua alat hisap atau bong, pipet kaca, korek gas, 4 sendok takar, satu bandel plastik klip dan handphone,” urai Kasat, lagi.

Usai diamankan, pria pengangguran ini lalu dibawa ke Mapolres Kukar untuk diperiksa lebih lanjut.

“ Pengakuannya beli di Samarinda. Akibat perbuatannya, pelaku kami sudah tetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 112 ayat (2) UURI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara,” pungkasnya. (bay)

Berikan Tanggapanmu