BAYI GANTENG : Bayi berjenis kelamin pria yang dibuang oleh kedua orang tuanya saat dibawa pihak kepolisian dan bidan ke rumah sakit. (bayu/1news)

Diamankan di Samarinda Hanya Dalam Waktu 24 Jam 

 1News.id, Kutai Kartanegara – Hanya dalam kurun waktu sehari setelah penemuan bayi berkelamin pria di Desa Loa Lepuh, Kecamatan Tenggarong Seberang, Minggu (6/1/2019) lalu. Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Tenggarong Seberang berhasil mengamankan kedua orang tua bayi tersebut.

“ Iya memang benar, kedua orang tua yang membuang bayi itu sudah kami amankan,” kata Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar, didampingi Kapolsek Tenggarong Seberang Iptu Abdul Rauf kepada wartawan, Senin (7/1/2019) sore.

Kedua orang tua bayi itu, diamankan di Samarinda Senin siang sekitar pukul 15.20 wita oleh Kanit Reskrim Ipda Hadi Winarno beserta anggota.

“ Keduanya berstatus mahasiswa di Samarinda. Saat ini kasusnya masih kami dalami dan keduanya masih kami mintai keterangan lebih lanjut. Nanti kita akan rilis kembali lebih lengkapnya hari Rabu (8/1/2019) besok,” tegas Rauf.

Diberitakan sebelumnya, bayi berjenis kelamin laki-laki, dibuang di semak-semak jalan poros Desa Loa Lepu, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Bayi ganteng itu diduga berusia 1 hari, ditemukan seorang pria bernama Empa saat melintas di bilangan RT 03 Desa Loa Lepu, sekitar pukul 16.00 Wita, Minggu (6/1/2019) sore. Kini sang bayi dirawat intensif di RSUD AM Parikesit.

Penemuan bayi mungil itu memang tak pernah disengaja maupun diduga oleh Empa, pria berusia 50 tahunan yang tinggal di bilangan Desa Loa Lepu. Ya, kemarin sore Empa yang kebetulan melintas di TKP, mendadak hendak pipis alias buang air kecil. Maka cepat-cepat lelaki berperawakan sedang itu menerabas semak-semak untuk cari tempat aman, buang air kecil.

Sementara dari pemeriksaan bidan Susila, diketahui bayi itu lahir dalam kondisi sehat dengan berat badan mencapai 3 Kilogram (Kg) dan panjang 5o Sentimeter (Cm). Usianya juga baru 1 hari dan ari-ari si bayi sudah dipotong secara baik, sebelum akhirnya dicampakan orangtuanya ke semak-semak di Tenggarong Seberang. Agar kesehatannya terjaga baik, petugas Polsek Tenggarong Seberang kemudian menitipkan bayi itu ke RSUD AM Parikesit Tenggarong. (bay)

Berikan Tanggapanmu