Photo : Sekretaris DPD Partai Golkar Kaltim, Abdul Kadir (Int)

Abdul Kadir : Alphad Syarif Diberhentikan Bukan Masalah Hukum, Tapi Pindah Partai

1News.id, SAMARINDA – Sebanyak lima anggota DPRD Kota Samarinda resmi diberhentikan setelah Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Isran Noor menerbitkan Surat Keputusan (SK) pemberhentian usai menindaklanjuti surat usulan pemberhentian Anggota DPRD Kota Samarinda Nomor171/3392/011.01 tertanggal 27 November 2018 dari Partai Hanura, Partai Nasdem dan Partai Golongan Karya (Golkar).

Dalam surat yang diterbitkan oleh Sekretariat Daerah Provinsi (Sekprov) Kaltim tersebut diberitahukan bahwa lima anggota DPRD Samarinda yang diberhentikan antara lain, Adhigustiawarman, Mashari Rais dan Alphad Syarif dari Partai Golkar, kemudian Drs.H.Saiful dari Partai Hanura dan H.Akhmed Reza F dari Partai Nasdem.

Mengenai hal tersebut, Gubernur menegaskan agar keputusan ini dapat segera di sampaikan dan di tindaklanjuti oleh pihak-pihak terkait sesuai dengan ketentuan peraturan perundangan – undangan yang berlaku.

“ Terkait surat keputusan Gubernur itu sudah kami terima siang tadi (Selasa,Red.),” kata Sekretaris DPD I Partai Golkar Kaltim, Abdul Kadir kepada harian ini, Selasa (10/12/2018) lalu.

Kadir menerangkan, DPD Partai Golkar Kaltim sendiri sudah beberapa waktu lalu mengajukan pergantian pimpinan, sesuai dengan peraturan pemerintah nomor 12 tahun 2018.

“ Jadi sesuai peraturan itu apabila ada salah satu unsur pimpinan yang mengalami masa penahanan dikarenakan persoalan hukum lebih dari 30 hari, maka partai yang mengusungkan pimpinan bersangkutan dapat mengusulkan pelaksana tugas (Plt) pimpinan,” jelasnya.

Kemudian lanjutnya, pemberhentian tersebut bukan dilatarbelakangi oleh persoalan hukum melainkan perpindahan anggota partai.

“ Surat usulan ini sudah lama diajukan ke Gubernur. Jadi soal diberhentikannya pimpinan DPRD Samarinda, Alphad Syarif, itu bukan karena persoalan hukum, tapi yang bersangkutan sudah pindah ke partai lain,” ungkap Kadir.

Dengan diberhentikannya tiga nama anggota dewan dari Partai Golkar tersebut, Kadir mengatakan sudah menetapkan sejumlah nama untuk mengisi posisi Plt pimpinan DPRD Samarinda.

“ Kalau untuk usulan penganti sudah lama kami usulkan dari DPD Partai Golkar Samarinda ke DPD Provinsi. Bahkan usulan tersebut sudah kami tembuskan ke Walikota Samarinda dan Gubernur Kaltim. Jadi tidak ada alasan lagi untuk tidak di proses, karena sudah memiliki kekuatan hukum secara adminiatratif,” tegas Kadir.  (Ono918)

Berikan Tanggapanmu