BERANTAS NARKOBA : Kapolsek Muara Kaman AKP TM Panjaitan saat memperlihatkan bukti-bukti narkoba yang diamankan dari para pengedar di Muara Kaman. (ist)

Polisi Amankan 29 Poket Sabu, Barang Dipesan Lewat Napi Lapas Tenggarong

1News.id, Kutai Kartanegara – Maraknya peredaran narkoba di wilayah hukum Kutai Kartanegara (Kukar) membuat aparat Kepolisian gencar lakukan penangkapan. Setelah sebelumnya berhasil menangkap Jn (50) di Desa Muara Kaman Ilir, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polsek Muara Kaman kembali menangkap dua pengedar narkoba, Jumat (30/11/2018) kemarin.

Mereka berinisial FS (26) warga Desa Sumber Sari, Kecamatan Kota Bangun dan Rd (34) warga Desa Sungai Meriam, Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Keduanya ditangkap di Kecamatan Muara Kaman, Kukar.

“ Keduanya ditangkap dilokasi yang berbeda. FS kami tangkap di Jalan Poros Desa Sabintulung sekitar pukul 1 dini hari, sedangkan Rd ditangkap di Desa Benua Puhun sekitar pukul 5 sore,” kata Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar, melalui Kapolsek Muara Kaman AKP TM Panjaitan kepada harian ini, Sabtu (1/12/2018) pagi.

Terungkapnya kasus ini bermula adanya informasi dari masyarakat bahwa di Jalan Poros Desa Sabintulung kerap terjadi transaksi narkoba. Kemudian Unit Reskrim Polsek Muara Kaman melakukan penyelidikan dilapangan. Setibanya di lokasi, petugas melihat seorang pria tampak mencurigakan.

Khawatir pris tersebut kabur, petugas langsung menciduk dan melakukan penggeledahan. Dari tangan pria berinisial Fr itu, petugas menemukan satu poket narkoba jenis sabu di saku celananya. Kemudian dilakukan pengembangan ke mess tempatnya bekerja di Desa Lebaho Ulak, petugas kembali menemukan 27 poket sabu siap edar seberat 14,66 gram.

“ Dari pengakuan pelaku (Fr,Red.) sabu itu merupakan milik temannya berinisial Rd. Selanjutnya kami kembali mendatangi Rd yang tinggal di Desa Benua Puhun,” ucap Panjaitan.

Penindakan terhadap Rd dilakukan petugas sekitar pukul 5 sore. Saat itu Rd sedang duduk di depan rumah. Sewaktu melihat ada petugas, Rd sempat mencoba melarikan diri. Namun berkat kesigapan petugas, Rd berhasil diamankan.

“ Dari tangan Rd kami kembali mengamankan 2 poket narkoba seberart 2,72 gram lengkap dengan timbangan dan bukti lainnya, serta bukti transfer pembelian dari bandar asal Samarinda,” beber Kapolsek.

Menariknya lagi, kepada petugas Rd mengaku biasa memesan barang haram itu melalui seorang Narapidana (Napi) di dalam Lapas (Lembaga Pemasyarakatan) Tenggarong melalui via telepon. Kemudian Napi tersebut yang menyampaikan pesanan Rd kepada bandar di Samarinda.

“ Biasanya pelaku memesan sabu sebanyak 40 gram kepada Napi tersebut. Kemudian barang itu dikirim dari Samarinda oleh seorang kurir hingga diantar ke rumahnya di Desa Benua Puhun dan pembayaran dilakukan via transfer rekening,” cetus Panjaitan.

Saat ini Fr dan Rd sudah ditahan di Mapolsek Muara Kaman. Keduanya dijerat dengan Pasal 114 jo Pasal 112 Undang-undang Republik Indonesia (UURI) Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara. (bay)

Berikan Tanggapanmu