KOORDINASI : Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar saat memimpin Rakor di Mapolres Kukar dengan sejumlah pengurus gereja di Kukar, Rabu (5/12/2018) pagi. (ist)

Antisipasi Pengamanan Natal dan Tahun Baru 2019

1News.id, Kutai Kartanegara – Kepolisian Resor Kutai Kartanegara (Kukar), Rabu (5/12/2018) pagi kemarin sekitar pukul 09.45wita menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dengan pengurus Gereja di Kabupaten Kukar. Rakor tersebut dipimpin langsung Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar di Ruang Tribrata, Mapolres Kukar.

Rakor yang dilaksanakan dalam rangka kesiapan pengamanan Natal dan Tahun Baru 2019 dihadiri sejumlah perwakilan gereja, yakni Pendeta Titus Yulianto dari GPSI Maranatha, Pendeta Wasikun dari GKII Imanueal Jahab, Pendeta James D Lempos dari GPDI Victori Jahab, Pendeta Jendri Ramling dari GPDI Spontan Baru, Pendeta Della Telaumbanua dari GPIB Sion Jahab, Apmiel Daniel dari GKII Tenggarong dan M.T Sirenden dari GPIB Efata.

“ Rakor ini kita gelar untuk membahas terkait system pengamanan dalam rangkaian perayaan Natal dan Tahun Baru yang akan dilakukans selama bulan Desember 2018 hingga Januari 2019 di seluruh gereja di Kukar,” kata Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar saat memimpin Rakor.

Kegiatan ini, jelas Anwar, merupakan langkah atau upaya meminimalisir terjadinya gangguan kamtibmas dalam rangka kegiatan ibadah Natal dan Tahun Baru 2019. Dalam kesempatan itu, Kapolres berharap seluruh pengurus gereja bisa bekerjasama dengan pihak kepolisian selama perayaan Natal di gereja masing-masing.

“ Jadi saat rakor, ada beberapa hal yang saya sampaikan kepada seluruh pengurus gereja yang hadir. Kemudian saya minta agar hasil rakor ini bisa disampaikan kepada seluruh pengurus gereja lainnya di Kukar,” terang Kapolres kepada wartawan.

Beberapa hal yang disampaikan Kapolres yakni, agar pengurus gereja melakukan sistem keamanan internal jemaat dengan pemasangan stiker, bunga, simbol gereja maupun penunjuk identitas jemaat sesuai kesepakatan panitia gereja. Kemudian pihak gereja dapat menunjuk salah satu pengurus gereja untuk mendampingi petugas keamanan guna mengetahui jemaat gereja untuk mengantisipasi munculnya oknum atau pihak intoleransi keagamaan.

Selanjutnya tambah Anwar, saat pelaksanaan ibadah Natal di gereja, personil Polres Kukar akan melakukan penggeledahan badan terhadap jemaat di depan pintu masuk menggunakan alat Metal Detector.

“ Nanti kita juga akan di bantu oleh Satuan Brimob Kompi B Samarinda untuk melakukan sterilisasi di setiap gereja minimal 1 jam sebelum pelaksanaan kegiatan,” ucap Kapolres.

Saat pelaksanaan ibadah, Kapolres meminta agar seluruh kendaraan, baik mobil maupun sepeda motor milik jamaat agar diparkir diluar area gereja. Nantinya parkiran tersebut akan dijaga oleh pengurus gereja dan pihak kepolisian.

 “ Saya juga meminta kepada seluruh pengurus gereja agar memberikan jadual kegiatan selama perayaan Natal,” pungkasnya. (bay)

Berikan Tanggapanmu