AKIBAT MENCURI : Tiga pemuda di Kecamatan Muara Muntai harus mendekam di penjara akibat melakukan pencurian dengan cara memecahkan kaca mobil, Minggu (9/12/2018) lalu. (ist)

Pecahkan Kaca Mobil, Topi dan Sandal Ketinggalan Usai Mencuri

1News.id, Kutai Kartanegara – Kepolisian Sektor Muara Muntai berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan (curat) atau pecah kaca mobil. Dalam kasus tersebut sebanyak tiga orang berhasil diamankan. Mereka berinisial Dr (22), Mi (18) dan SR (17), warga Desa Kayu Batu, Kecamatan Muara Muntai, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

“ Ketiganya kami amankan, Senin (10/12/2018) kemarin siang sekitar pukul 14.00 wita,” kata Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar, melalui Kapolsek Muara Muntai AKP Salamun kepada harian ini, Selasa (11/12/2018) pagi.

Ia menerangkan, pencurian yang dilakukan tiga pemuda itu terjadi, Minggu (9/12/2018) siang sekitar pukul 14.00 wita di tempat penitipan kendaraan di Desa Kayu Batu. Ketiganya melakukan pencurian di dalam mobil merek Toyota Rush warna merah milik Halidi (38) warga Desa Muara Muntai Ulu dengan cara memecahkan kaca belakang mobil.

“ Pencurian ini pertama kali diketahui oleh penjaga parkiran di TKP (Tempat Kejadian Perkara). Kemudian penjaga parkiran tersebut memberitahukan kepada korban kalau kaca bagian belakang mobil pecah,” jelas Salamun.

Mendapat kabar tersebut, Halidi langsung bergegas mendatangi tempat penitipan kendaraan untuk mengecek mobilnya. Saat di periksa oleh Halidi, ternyata hanya uang sebesar Rp 25 ribu yang hilang dicuri. Namun Halidi merasa keberatan karena kaca mobil miliknya telah dirusak.

“ Jadi korban melapor ke Polsek Muara Muntai kalau ada pencurian dengan cara memecahkan kaca mobil. Setelah itu saya perintahkan anggota saya untuk melakukan penyelidikan dilapangan,” ucap Kapolsek.

Saat dilakukan olah TKP, petugas menemukan sepasang sandal, sebuah topi, sebilah parang dan beberapa kunci bengkel yang diduga milik para pencuri tersebut.

“ Dari barang bukti yang tertinggal itulah ketiga pelaku berhasil ditangkap. Saat dilakukan penyelidikan, kami dan warga sekitar mengenali siapa pemilik sandal dan topi tersebut. Kemudian Senin siang kemarin ketiganya berhasil diamankan di rumah,” ungkap Salamun.

Kemudian, lanjut Salamun, saat ini ketiga pemuda tersebut sudah diamankan dan akan dititipkan di ruang tahanan Mapolres Kukar. Meski hanya mencuri Rp 25 ribu saja, namun ketiganya telah melakukan pengrusakan.

“ Awalnya kami hanya mau dikasuskan ke tindak pidana ringan (tipiring) saja. Tapi karena mereka melakukan pencurian dengan pemberatan (curat) atau dengan cara memecahkan kaca mobil, maka mereka dijerat dengan Pasal 363 KUHP, ancaman diatas 5 tahun penjara,” jelasnya. (bay)

Berikan Tanggapanmu