SEHIDUP SEMATI : Jasad Nuwoy dan Ernah saat berada di rumah duka usai ditemukan tenggelam di dasar Sungai Perian, Kecamatan Muara Muntai, Senin (19/11/2018) kemarin. (ist)

Hendak Mengambil Perahu di Seberang Sungai Perian

1News.id, Kutai Kartanegara – Sepasang suami istri (Pasutri) bernama Nuwoy (50) dan Ernah (49) warga RT 04 Desa Perian, Kecamatan Muara Muntai, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Senin (19/11/2018) kemarin ditemukan tewas tenggelam di Perairan Sungai Perian. Jasad keduanya ditemukan di dalam sungai usai kejadian sekitar pukul 14.00 wita.

“ Keduanya ditemukan tak jauh dari lokasi tenggelam. Pertama suaminya dulu ditemukan di dasar sungai usai diselami warga, kemudian baru istrinya ditemukan tersangkut di batang pohon di dalam sungai.,” kata Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar, melalui Kapolsek Muara Muntai AKP Salamun kepada harian ini, Selasa (20/11/2018).

Insiden yang menewaskan pasutri ini berawal saat Ernah hendak mengambil perahu yang di ikat atau tambat di seberang sungai. Kemudian dengan bantuan dirigen air, Ernah mencoba menyeberangi sungai tersebut. Namun karena derasnya aliran sungai saat itu, Ernah malah terseret arus. 

Sontak saja, Nuwoy yang melihat Ernah langsung bergegas melompat ke sungai untuk menyelamatkannya. Tapi naas, Nuwoy juga ikut terseret arus sungai dan berteriak meminta tolong.

“ Karena mendengar suara teriakan korban (Nuwoy,Red.), warga langsung bergegas mendatangi lokasi kejadian. Kemudian warga bergegas terjun ke sungai, namun sayang keduanya tak berhasil diselamatkan dan tenggelam dengan kondisi meninggal dunia,” ucap Salamun, lagi.

Pencarian berlangsung selama 1 jam. Usai ditemukan, jasad pasutri itu langsung dibawa ke rumah duka dan Selasa pagi sekitar pukul 10.00 wita keduanya akan dikebumikan.

“ Mereka hanya tinggal berdua dan tidak memiliki anak. Keduanya bekerja sebagai petani disini (Muara Muntai,Red.),” ungkap Kapolsek. (bay)

Berikan Tanggapanmu