KEMBALI DITAHAN – Muh Fajrianur alias Fajri, tahanan Mapolsek Samarinda Kota yang sempat buron berhasil diamankan petugas kepolisian, Selasa (27/11/2018) siang. (Photo : Tono/1News)

Sehari Menjadi Buron, Bersembunyi di Rumahnya di Jalan Lambung

1News.id, SAMARINDA – Muh Fajrianur alias Fajri (23), tahanan yang berhasil melarikan diri dari ruang tahanan atau sel Mapolsek Samarinda kota, Jalan Bhayangkara, Senin (26/11/2018) kemarin berhasil diamankan usai menyerahkan diri dan dijemput petugas gabungan Polresta Samarinda dan Polsekta Samarinda Kota di rumahnya yang terletak di kawasan Jalan Lambung, Samarinda.

“ Alhamdulillah tahanan yang kabur sudah berhasil kami amankan sekitar pukul 1 siang di rumahnya. Saat ini situasi sudah kondusif dan semua sudah aman,” kata Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Vendra Rifianto kepada wartawan saat ditemui di Mapolsekta KP3 Samarinda, Selasa sore.

Saat ini, Fajri beserta 10 tahanan lain yang mencoba kabur sudah kembali di dalam ruang tahanan. Berbagai upaya dilakukan petugas agar Fajri mau menyerahkan diri.

“ Upaya yang kami lalukan ialah dengan melakukan pendekatan kepada pihak keluarga dan akhirnya yang bersangkutan (Fajri,Red.) mau menyerahkan diri siang tadi di rumahnya,” ucap Vendra, lagi.

Terkait ini, lanjutnya, pihaknya masih mendalami otak dibalik kejadian ini dan akan melakukan penyelidikan sesuai dengan fakta-fakta yang terekam di kamera CCTV di Polsekta Samarinda Kota.

“ Kita juga akan meminta keterangan sejumlah saksi, termasuk mengkaji kembali mengenai hubungan antara jumlah personil dengan jumlah tahanan di tiap Polsekta di Kota Samarinda. Yang pasti tentunya ada evaluasi usai kejadian ini,” tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, Fajri berhasil kabur dari ruang tahanan Mapolsek Samarinda Kota, Senin (26/11/2018) sore usai menyekap dan memukuli petugas jaga bersama 10 tahanan lain yang mencoba kabur. Selama menjadi buron, pemuda yang diamankan karena kasus pencurian 73 tabung gas di Samarinda ini bersembunyi di rumahnya, hingga akhirnya Fajri menyerahkan diri dan dijemput petugas. Akibat perbuatannya, Fajri akan dikenakan tambahan masa hukuman. (Ono918)

Berikan Tanggapanmu