1News.id, Banyumas – Dewan Ambalan Gatot Soebroto Cut Mutia Pangkalan SMA Negeri 1 Baturraden mengadakan pelatihan jurnalistik, Jumat (9/11) di Aula Kantin Sekolah setempat. Kegiatan ini diikuti seluruh kelas 11 MIPA maupun IPS yang berjumlah 354 siswa, yang menggunakan system blok dengan teknis diadakan setiap 1 bulan sekali.

Pembina Pramuka Maryati S.pd mengantakan tujuan pelatihan untuk memberikan bekal pengetahuan ilmu jurnalistik kepada anggota pramuka. Materi yang diberikan yaitu teknik menulis berita yang baik agar dapat mempublikasikan kegiatan Pramuka ke media baik media cetak maupun online.

“Sebagai pemateri kami menghadirkan Kak Parsito, andalan cabang urusan pers dan media Kwarcab Banyumas,” katanya

Dalam materinya Parsito mengatakan melalui kegiatan ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan serta menyamakan persepsi dalam bidang jurnalistik. Sehingga Pramuka SMA Negeri Baturraden dapat menginformasikan kegiatan yang telah dilaksanakaan agar diakui keberadaanya oleh pihak luar.

“Karena menjadi salah satu ilmu, materi jurnalistik ini perlu dikuasai sebagai salah satu pegembangan potensi diri. Agar bisa mempunyai kebiasaan menulis atau mungkin akan menjadi jurnalis yang bertanggung jawab dengan tulisanya,” katanya

Parsito menambahkan dengan pandai menulis berita, dan bertanggung jawab terhadap tulisannya hal itu juga salah satu cara untuk mengatasi berita HOAX. Pramuka diharapkan menjadi pelopor gerakan anti Hoax. Karena hoax dapat menimbulkan perpecahan diantara anak bangsa.

“Upayakan jangan mudah menyebarkan informasi apapun, bisa jadi berita yang kita sebarkan itu mengandung ujaran kebencian maupun fitnah, lebih baik informasi yang kita terima itu berhenti pada diri kita” tambahnya.

Sumber : Eka Ari S via Parsito

Berikan Tanggapanmu