BAYI DIBUANG : Sri Handayani di kediamannya bersama bayi perempuan yang telah ditemukannya, Selasa (6/11/2018) kemarin. (Ono)

Masih Hidup, Tidak Berpakaian dan Sudah Dikerumini Semut

1News.id, SAMARINDA – Selasa (6/11/2018) pagi warga Kota Tepian di gegerkan dengan penemuan bayi berjenis kelamin perempuan yang masih dalam kondisi hidup oleh warga Jalan KH Hasyim Ashari Rt 30, Kecamatan Sungai Kunjang, Samarinda. Bayi yang diperkirakan baru dilahirkan seminggu yang lalu, ditemukan disamping kolong rumah.

Helda (17) pemilik rumah mengatakan, dia mengetahui adanya bayi tersebut sekitar pukul 5pagi, saat hendak mencuci pakaian dan mendengar rintihan tangis bayi. Tapi karena rumahnya berada jauh dari pusat kota atau sepi, Helda mengurungkan niatnya untuk melihat keluar rumah pagi itu. 

Nah, pukul 06.30 wita Helda akhirnya memberanikan diri untuk memeriksa sumber suara tersebut. Helda meminta tolong kepada tetangganya Sri Handayani (28) seorang ibu rumah (IRT) dan Sulistiani (ibu kandung Sri Handayani). Benar saja, pagi itu Helda dan Sri Handayani dikejutkan seorang bayi dalam kondisi tertelentang tanpa pakaian mulai dan dikerumuni semut.

Kepada wartawan, Sri Handayani menerangkan, bayi perempuan ini ditemukan tepat disamping kolong rumah milik neneknya Helda, di antara semak- semak.

“ Subuh itu Helda sudah mendengar suara bayi menangis, tapi Helda tidak berani keluar rumah. Paginya baru kami mencari bersama –sama dan saat bayi ini kami temukan, memang tidak memakai baju dan sudah mulai di kerumuni semut, jadi langsung kami angkat saja. Alhamdulilah bayinya masih selamat dan sehat mas,” ucap Sri.

Ketika itu, Sri bersama warga lainnya langsung membawa bayi perempuan ini ke RS.Hermina di bilangan Jalan Teuku Umar, Samarinda untuk diberikan tindakan medis secara menyeluruh. Sri menambahkan, dari hasil pemeriksaan medis, dokter mengatakan bayinya dalam keadaan sehat, hanya ada ada beberapa ruam akibat gigitan seranga.

“ Terus kata dokter tidak ada hal yang perlu dikhawatirkan,” terang Sri, lagi.

Usai diperiksa, Sri memutuskan untuk mengadopsi bayi perempuan yang ditemukan itu. Sri mengaku merasa iba dan memiliki kewajiban sebagai seorang ibu. Sri juga tengah memproses surat-surat yang merupakan prosedur pengangkatan anak asuh, selaku calon orang tua angkat dari pihak Kepolisian Kota Samarinda.Terpisah, Kanit Reskrim Polsekta Sungai Kunjang Ipda Suyatno membenarkan kejadian ini. Dia mengatakan pihaknya ada menerima laporan penemuan bayi perempuan di kawasan Jalan KH.Hasyim Ashari, tepatnya di depan Eks.Perusahaan Hartati.

“ Kondisi bayi yang ditemukan saat itu tanpa pakaian dan masih selamat. Tali pusatnya juga telah putus, diperkirakan bayi tersebut lahir sekitar lima atau seminggu yang lalu,” jelas Suyanto.

Sejauh ini, lanjutnya, langkah yang dilakukan petugas dan respon dari warga setempat sudah membawa bayi tersebut ke rumah sakit terdekat untuk tindakan medis.

“ Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter, bayi ini lahir dengan berat 2.200 gram (2,2kg). Berdasarkan informasi yang kami terima, bayi tersebut nantinya akan dirawat atau dipelihara warga setempat, kemungkinan akan di adopsi,” terangnya. (Ono918)

Berikan Tanggapanmu