PESTA SABU : Tiga pemuda asal Tenggarong tertangkap basah sedang pesta sabu di Jalan Mangkuraja 1 Tenggarong, Sabtu (17/11/2018) lalu.(ist)

Polres Kukar Amankan 3 Pemuda Tenggarong Lagi Pesta Narkoba

1News.id, Kutai Kartanegara – Peredaran narkoba di wilayah Kutai Kartanegara (Kukar) ternyata masih marak terjadi. Buktinya, Sabtu (17/11/2018) malam lalu sekitar pukul 22.00 wita, Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kutai Kartanegara (Kukar) berhasil menangkap tiga pemuda asal Tenggarong yang kedapatan sedang pesta sabu.

Tiga pemuda itu berinisial AS (24) seorang Mahasiswa warga Jalan Mangkuraja 1 RT40, Mt (26) warga Jalan Triyu RT 54, dan Kt (28) warga Jalan Pesut, Kelurahan Timbau, Kecamatan Tenggarong, Kukar.

“ Mereka kami tangkap sedang pesta sabu di rumah salah satu pelaku (AS,Red.) di Jalan Mangkuraja 1 Tenggarong,” kata Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar, didampingi Kasat Resnarkoba Iptu Romi kepada harian ini, Rabu (21/11/2018).

Penangkapan ini berawal saat Unit Opsnal Resnarkoba Polres Kukar mendapat informasi dari masyarakat bahwa di Jalan Mangkuraja 1 kerap terjadi transaksi narkoba. Kemudian sekitar pukul 22.00 wita petugas melakukan penyelidikan dan mencurigai salah satu rumah berloteng di RT 40.

“ Setelah dipastikan ada aktifitas di rumah tersebut, kami langsung melakukan penggerebekan ke dalam rumah. Saat itu kami berhasil menangkap pemilik rumah, sedangkan dua lainnya sedang menikmati sabu di kamar loteng,” ucap Romi, lagi.

Karuan saja, dua dari tiga pemuda itu yakni MT dan KT mencoba melarikan diri setelah mengetahui Andre tertangkap lebih dulu. Kedua nekat berlari dan melompat dari atap ke atap rumah warga agar tidak tertangkap petugas. Khawatir MT dan KT berhasil kabur atau terjatuh dari atap, anggota Resnarkoba terpaksa melepaskan 10 kali tembakan peringatan.

Beruntung MT dan KT berhasil diamankan setelah diberikan tembakan peringatan. Kemudian keduanya diamankan bersama AS ke Mapolres Kukar guna pemeriksaan lebih lanjut. Untuk barang bukti, petugas mengamankan narkoba sebanyak 6 poket sabu, 1 handphone, 1 jaket, 2 bandel plastic klik berbagai ukuran, 1 pipet kaca, 2 sendok takar, 1 timbangan digital, uang Rp 400 ribu, 1 kotak baterai handphone dan 1 tisu untuk menyimpan sabu.

“ Pelaku sudah kami tetapkan sebagai tersangka. Dari pengakuan pelaku (AS,Red.), barang tersebut diperolehnya dari seorang Narapidana (Napi) di dalam Lapas (Lembaga Pemasyarakatan) Bayur Samarinda,” beber Kasat.

Ketiganya dijerat dengan Pasal 114 ayat 1 jo Pasal 112 ayat 1 Undang-undang Republik Indonesia (RI) Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana kurungan maksimal 20 tahun penjara. (bay)

Berikan Tanggapanmu