AKIBAT MABUK : Imbransyah alias Cuung diamankan petugas Polsek Tenggarong karena menimpas Amat Usaini saat sedang pesta miras oplosan. (ist)

Habis Minum Oplosan Dari Jam 4 Sore

1News.id, KUTAI KARTANEGARA – Minuman keras (miras) oplosan kembali menjadi biang perkelahian. Buktinya, Rabu (31/10/2018) malam sekitar pukul 19.30 wita, Imbransyah alias Cuung (37) warga Jalan Triyu 2 Rt 042 Kelurahan Loa Ipuh, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) nekat menimpas temannya sendiri bernama Amat Usaini (26) warga Jalan Triyu 2 juga. Beruntung dalam insiden tersebut, nyawa Amat terselamatkan.

Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar, didampingi Kapolsek Tenggarong Iptu Triyadi menerangkan, kasus penimpasan ini berawal saat Cuung, Amat dan seorang temannya bernama Bisu sedang menikmati miras oplosan (alkohol 70 % campur suplemen) sejak Rabu sore pukul 4 di rumah Amat. Setelah miras yang diminum itu habis, Cuung kembali menyuruh Bisu untuk membeli tuak sebanyak dua botol air mineral ukuran besar.

“ Setelah tuak itu datang, mereka bertiga kembali minum bersama,” terang Triyadi kepada harian ini, Kamis (1/11/2018) malam.

Ketika sedang asik menikmati tuak, mendadak Cuung menanyakan uang kembalian pembelian tuak yang dibeli oleh Bisu tersebut kepada Amat sebesar Rp 2 ribu. Mungkin karena dalam pengaruh alkohol atau mabuk, Amat kemudian menjawab dengan kasar. Sehingga, lanjut Triyadi, terjadilah keributan antara Cuung dan Amat.

“ Waktu bertengkar mulut tersebut, korban langsung mengusir pelaku keluar dari rumahnya. Mungkin selain masalah uang Rp 2 ribu tersebut, pelaku juga tersinggung telah di usir oleh pelaku dari rumahnya, sehingga saat itu pelaku langsung mengambil sebilah parang yang disimpannya di sepeda motor,” kata Kapolsek.

Usai mengambil parang, Cuung langsung kembali mendatangi Amat. Tanpa perhitungan lagi, Cuung langsung melayangkan parang sepanjang 40 cm ke arah Amat dan mengenai bahu sebelah kanan. Kemudian Amat yang merasa terancam, juga bergegas mengambil kayu untuk melawan Cuung. Tapi sebelum terjadi perkelahian lagi, petugas dari Polsek Tenggarong dan Tim Alligator Polres Kukar lebih cepat datang dan langsung mengamankan keduanya.

“ Pelaku dan korban langsung kami bawa ke Polsek Tenggarong untuk dimintai keterangan. Kemudian korban dibawa ke rumah sakit untuk menjalani perawatan medis,” urai Triyadi.Photo : Amat (korban) saat dimintai keterangan di Polsek Tenggarong. (Ist)

Amat yang tidak mengalami luka parah langsung pulang usai di obati, sedangkan Cuung ditahan dan mendekam dalam sel Mako Polsek Tenggarong.

“ Ternyata pelaku ini sudah tiga kali masuk penjara atau seorang residivis. Pelaku mengaku pernah dua kali mencuri sepeda motor dan satu kali juga menimpas orang. Jadi ini kali ke empat pelaku masuk penjara,” ungkap Triyadi, lagi.

Dalam kasus ini, Cuung sudah ditetapkan tersangka. Dia dijerat dengan Pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan dan Undang-undang Darurat Nomor 12 tahun 1951 tentang senjata tajam dengan ancaman pidana kurungan maksimal 12 tahun.

“ Untuk barang bukti kami amankan sebilah parang milik pelaku,” pungkasnya. (bay)

Berikan Tanggapanmu