Polisi berjaga-jaga setelah warga menghentikan truk-truk pengangkut batubara. Lokasi kejadian setelah disiram pihak PTCahaya Pahala Manunggal.
Foto: Istimewa/Estanto

1News.id, Cilacap – Puluhan truk yang sedang melintas di sepanjang Jalan MT Haryono, persisnya di dekat Pintu 3 Pertamina, dan Jalan Nusantara Cilacap, secara tiba-tiba dihentikan warga setempat, Jumat (9/11/2018) pagi.

Truk-truk tersebut merupakan truk pengangkut batubara milik beberapa perusahaan  yang sedang beroperasi dan rencananya akan menuju PLTU Cilacap di Desa Karangkandri, Kecamatan Kesugihan.

Aksi warga tersebut dipicu kekesalan akibat dampak yang diterima dengan adanya truk yang melintas setiap harinya.

Supriyadi, salah satu warga saat ditemui mengatakan, adanya truk pengangkut batubara sangat berdampak bagi warga sekitar, yakni debu dan batubara yang berjatuhan di sepanjang jalan setiap hari, sehingga mengakibatkan gangguan bagi pengguna jalan.

Dampak lainnya adalah sering terjadinya kecelakaan, khususnya pengendara sepeda motor.

“Selain itu adanya getaran yang ditimbulkan oleh truk bermuatan besar tersebut dan mengakibatkan rumah-rumah warga di pinggir jalan menjadi retak-retak temboknya, juga sering jatuhnya plafon,” ungkapnya.

Sementara Koordinator Lapangan transporter batubara PT Cahaya Pahala Manunggal (CPM) Tolahudin menegaskan akan segera menindaklanjutinya dengan melakukan tindakan penyemprotan jalan dan cleaning terkait batubara yang berjatuhan di sepanjang jalan.

“Kita sudah melakukan cleaning dan penyemprotan jalan sebelumnya, namun belum maksimal dan akan dimaksimalkan sehingga tidak ada lagi keluhan dari warga sekitar terkait hal tersebut,” ucapnya.

Menanggapi keinginan warga seperti kompensasi dan lainnya, Tolahudin menandaskan akan berkoordinasi dengan pihak PT terlebih dahulu, guna tindak lanjut hal tersebut.  Hinggaberita ini ditayang pihak transporter belum bisa dihubungi untuk konfirmasi. (Red/E)

(Red/E)

Berikan Tanggapanmu