FOTO BERSAMA : Sejumlah siswa dan siswi SMK Negeri 1 Tering beserta pihak sekolah dan Muspika setempat berfoto bersama rombongan Jurnalis Anti Hoax usai kegiatan. (1News.id)

1News.id, KUTAI BARAT – Jurnalis Anti Hoax yang di ketuai oleh Charles Siahaan bersama 13 awak media asal Samarinda, Rabu (24/10/2018) lalu memberikan sosialisasi mengenai gerakan anti hoax di SMK Negeri 1 Tering, Kelurahan Tering Seberang, Kecamatan Tering, Kabupaten Kutai Barat (Kubar), Kalimantan Timur (Kaltim).

Dalam kesempatan itu, Charles bersama rekan media mengajak para siswa dan siswi bersama sejumlah pemangku jabatan di Kecamatan Tering untuk bersama-sama mendeklarasikan gerakan anti hoax.

Charles menegaskan, ada beberapa konsekuensi yang dapat diterima bagi orang atau kelompok yang sengaja menyebarkan kabar bohong (berita hoax). 

“ Penyebaran kabar atau berita bohong merupakan suatu tindakan yang melanggar Undang Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) nomor 11 tahun 2008 yang mengatur tentang informasi serta transaksi elektronik, atau teknologi informasi secara umum, hingga pelakunya (penyebar hoax) dapat dipidanakan selama 6 tahun,” ucapnya.

Kemudian lanjut Charles, zaman sekarang dengan dahulu berbeda. Ibarat pribahasa ‘ mulutmu harimau mu ’orang harus sangat hati- hati menggunakan omongan dan jari.

“ Apabila ingin menyampaikan sesuatu ke dalam media sosial (medsos) dan salah dalam memberikan informasi atau menafsirkan suatu kabar atau berita yang belum diketahui kebenarannya, bisa dikatakan telah memberikan berita hoax,” terangnya, lagi saat memberikan arahan diruang siswa kelas 10 sekitar pukul 09.00 wita.

Dengan ini harapnya, masyarakan di Kecamatan Tering, khususnya pelajar dapat mengerti dan memahami berita atau kabar yang memiliki sumber- sumber terpercaya. 

“ Saya harap siswa atau siswi disini tidah mudah menerima dan menyebarluaskan suatu kabar sebelum jelas kebenarannya. Terlebih mengenai berita – berita yang bersinggungan dengan suku dan agama,” tegas Charles.

Terpisah, Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Tering, Rusman mengaku sangat antusias dengan adanya kegiatan ini. Dirinya merasa terbantu dalam memberikan edukasi mengenai pemahaman berita hoax kepada siswa siswinya.

“ Kami sangat berterimakasih kepada rombongan yang telah memberikan edukasi kepada anak-anak dan juga kami. Ini sangat bermanfaat dan kita bisa lebih berhati-hati dalam menyebarkar informasi yang belum pasti kebenarannya,” kata Rusman.

Sementara Camat Tering Bonifasius Sattuq menuturkan, sebagian masyarakat Tering masih banyak yang belum memahami apa itu berita hoax. Sehingga pihaknya sangat mengapresiasi apa yang dilakukan rekan rekan jurnalis kaltim.

“ Saya menginginkan kegiatan seperti ini dapat berkelanjutan dan digelar di Tering, agar seluruh lapisan masyarakat bisa memahami tentang bahayanya penyebaran berita hoax,” pinta Bonifasius.

Sekedar diketahui, sosialisasi ini merupakan rangkaian kegiatan dari Mahakam Expose 2018, yang diikuti oleh rekan rekan jurnalis Kaltim dalam rangka mengeksplorasi Kabupaten Mahakam Ulu, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim). (Ono918)

Berikan Tanggapanmu