RESAHKAN WARGA : Tampak M Fahrul alias Ozi saat diamankan Tim Alligator Polres Kukar di kediamannnya. (Ist)

Sub) Bikin Resah, 4 Kali Beraksi, Buang Dompet Korban di Polsek Tenggarong 

1News.id, Kutai Kartanegara – Sebulan terakhir ini masyarakat Kota Raja Tenggarong, dibuat resah oleh aksi jambret. Apalagi pelaku hanya mengincar dompet milik ibu-ibu yang berbelanja pagi, bersepeda motor sendirian, sekitar pukul 06.00-08.00Wita. Nah, Rabu (10/10/2018) pagi, sekira pukul 09.00 Wita, Tim Alligator Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Kutai Kartanegara (Kukar), berhasil meringkus sang jambret.

Pelakunya ternyata bernama M Fahrul alias Ozi (33), warga RT 10 Mangkurawang Dalam, Tenggarong. Dari Ozi disita barang bukti berupa 3 buah sepeda motor, yakni Honda Vario putih KT 6489 CO, Yamaha Mio hijau KT 5322 OD dan Honda Scoopy merah-putih KT 4589 OR yang biasa dipakai beraksi. Termasuk lakban warna krim biasa dipakai menutup plat nopol motor pelaku, ditambah sisa uang tunai milik korban.

“Memang para korban disasar Ozi adalah ibu-ibu berbelanja pagi yang meletakan dompet atau tas kecil berisi uang di bagian depan motornya. Kemudian, setiap dompet korban setelah uangnya dikuras, selalu dibuang pelaku di tepi jalan depan Mako Polsek Tenggarong,” jelas Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar didampingi Kasat Reskrim AKP Damus Asa.

Sejumlah ibu-ibu sebagai korban jambret telah melapor ke polisi adalah Fatma, Erna, Dewi dan Sri. Keterangannya, Fatma dijabret di Jl Imam Bonjol, kemudian Erna di jl Danau Aji, Dewi jadi korban di Jl Danau Murung depan MTs Negeri 1 serta Sri TKP-nya di simpang Jl Danau Semayang. Semua terjadi pagi hari, ketika para ibu-ibu tersebut berbelanja naik motor sendirian.

“Jadi setiap berhasil menjabret, Ozi selalu membuang dompet para korban setelah uangnya dikuras, di tepi jalan tepat depan Mako Polsek Tenggarong. Ya seakan-akan dia mengolok-olok polisi,” katanya lagi.

Dari laporan para korban, maka Tim Alligator Sat Reskrim Polres Kukar dipimpin Ipda Aksaruddin Adam dikerahkan ke lapangan untuk menyelidiki. Para polisi khusus memburu pelaku aksi kejahatan itu bergerak perlahan, menelisik aksi sang jambret. Sampai akhirnya, Rabu (10/10) pagi, Tim Alligator menggerebek kediaman Ozi di Mangkurawang Dalam, sebagai terduga pelaku jambret bikin resah warga Kota Raja.

Begitu tertangkap basah dengan sejumlah bukti, maka Ozi tak bisa mengelak. Pria muda berstatus suami atau bapak dari 3 anak itu kemudian mengaku, terpaksa menjabret karena belakangan ini nganggur alias tak punya pekerjaan tetap. Sebelumnya Ozi menyebut bekerja di sebuah perusahaan tambang batu bara.

“Belakangan ini saya tidak bekerja. Makanya uang hasil jambretan dipakai untuk kebutuhan hidup sehari-hari. Sebagian lagi dipakai untuk hura-hura. Biasanya dari setiap korban saya dapatkan uang sebesar Rp 1 juta sampai Rp 3 juta. Jadi supaya tidak ketahuan, setiap menjambret, plat nopol motor saya tutup dengan lakban. Saya juga ganti-ganti pakai 3 motor, agar tidak menyolok perhatian orang,” kata Ozi yang kemarin langsung digelandang ke Mako Polres Kukar untuk diproses secara hukum. (bay)

Berikan Tanggapanmu