SISA PUING : Tampak petugas Polsek Loa Janan memasang garis polisi sekaligus melakukan olah TKP disisa puing-puing bangunan kios dan sarang burung walet yang ludes terbakar di Desa Batuah, Kecamatan Loa Janan, Kukar, Sabtu (20/10/2018) siang. (ist)

1News.id, Kutai Kartanegara – Sebanyak delapan kios atau warung dan sebuah gedung sarang burung walet di Rt 5 Dusun Tani Maju, Desa Batuah, Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Sabtu (20/10/2018) siang sekitar pukul 13.20 wita ludes terbakar. Dalam musibah tersebut, seorang gadis belia berusia tiga tahun mengalami luka bakar dan harus dilarikan ke RSUD AW Sjahranie Samarinda.

“ Alhamdulillah dalam kebakaran ini tidak ada korban jiwa. Hanya saja, seorang bocah wanita bernama Arah harus dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka bakar pada bagian depan tubuhnya,” kata Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar, didampingi Kapolsek Loa Janan AKP M Dahlan Djauhari kepada harian ini.

Sekedar diketahui, delapan bangunan yang terbakar adalah milik Anto, Mustari, Samsudin, M Tang, Kahar, Alimuddin, Dedy dan H Abdul Rahman (pemilik kios serta gedung sarang burung walet). Mengenai asal mula api berasal dari kios milik Kahar yang mengalami konsleting listrik.

“ Asal mula api dari kios milik Kahar, bahkan bocah yang mengalami luka bakar tersebut adalah cucu dari Kahar tersebut,” ungkap Kapolsek, lagi.Kebakaran yang terjadi dipinggir jalan poros Samarinda – Balikpapan atau tepat di depan SPBU KM 19 Desa Batuah tersebut menjadi tontonan masyarakat yang melintas. Karena bangunan rata-rata terbuat dari kayu dan banyak barang mudah terbakar, api yang berasal dari kios Kahar cepat merambat ke kios-kios lainnya.

Akhirnya lanjut Djauhari, selang beberapa menit kemudian sejumlah petugas pemadam kebakaran dari PMK Loa Janan, PT Pama, SPBU KM 19 serta 15 personel Polsek Loa Janan serta 17 relawan PMK tiba dilokasi kebakaran dan api berhasil dipadamkan sekitar pukul 14.50 wita.

“ Usai api padam anggota langsung melakukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) dan diperkirakan kerugian dalam kebakaran ini mencapai Rp 300 juta,” bebernya.

Dengan adanya musibah ini, Djauhari menghimbau kepada seluruh masyarakat di Kecamatan Loa Janan agar lebih meningkatkan kewaspadaan. Bukan hanya terhadap aksi pencurian atau kriminalitas saja, tetapi juga kebakaran.

“ Kalau bisa cek semua jaringan listrik di rumah, jangan sampai terjadi konsleting listrik. Kemudian kalau meninggalkan rumah, pastikan listrik dan kompor dalam keadaan mati. Mari kita jaga bersama lingkungan ini agar aman tentram dan damai,” ucapnya. (bay)

Berikan Tanggapanmu