Kanit Reskrim Polresta Samarinda, Ipda Purwanto. SH (Photo Ono918)

1News.id, SAMARINDA – Diduga melakukan pengelapan dan penipuan senilai 263 juta rupiah. SR (25) harus diamankan Jajaran Reskrim Polresta Samarinda Ilir, Rabu (12/09).

Wanita kelahiran kota tepian ini,  Tersangka, dilaporkan oleh Franky Wijaya yang merupakan pemilik kios handphone (HP) ke Polresta Samarinda karena membawa lari telepon genggam merek Oppo sebanyak 76 unit. Hal ini diterangkan langsung oleh Kanit Reskrim Polresta Samarinda, Ipda Purwanto, SH pada awak media.

Dari keterangan yang berhasil dihimpun media ini, wanita ini mengaku bekerja sebagai Karyawan Kredit Plus pada Franky pemilik kios HP. Dimana pada hari Rabu bulan lima lalu tersangka berhasil meyakinkan Franky untuk memberikan 1 unit telepon gengam untuk dikreditkan kepada salah seorang nasabahnya.

Modus yang dilakukan tersangka terus berlanjut hingga tanggal 25 Agustus. Dalam kurun waktu tersebut SR berhasil membawa 76 unit telepon genggam senilai 263 juta rupiah.

Franky yang belakangan menyadari adanya kejanggalan dalam proses transaksi pembayaran yang seharusnya dilakukan tersangka, langsung melaporkannya ke pihak kepolisian.

Kanit Reskrim Polresta Samarinda, Purwanto mengatakan, ” Tim reskrim polresta Samarinda menerima laporan dari sodara Franky pemilik Radja Ponsel. Bahwa tersangka SR diduga melarikan telepon genggam sebanyal 76 unit. ” bebernya.

“Dari hasil pemeriksaan, Modus yang dilakukan yakni berpura pura mengaku sebagai karyawan kredit plus. Ternyata setelah di konfirmasi ke Kredit Plus, diketahui bahwa dulunya tersangka memang benar merupakan karyawati Kredit Plus. Namun pada saat kejadian tersebut SR sudah tidak lagi bekerja sebagai karyawati Kredit Plus.” Terang Purwanto.

Lanjutnya, ternyata dalam batas baktu yang telah di sepakati oleh kedua belah pihak, tersangka tidak melakukan pembayaran kepada pihak Franky.

Belakangan diketahui, uang hasil penjualan HP tidak di setorkan, uang tersebut disimpan pada rekening pribadi milik tersangka. Tersangka juga menjual HP tersebut dibawah harga normal.

Saat ini tersangka, yang merupakan warga Jalan Gamelan, RT. 39, Kelurahan Dadimulya Kecamatan Samarinda ulu sudah diamankan di Polresta Samarinda berikut barang bukti berupa surat tanda terima barang. (Ono918)

Berikan Tanggapanmu