1News.id, Cilacap – Kepolisian Resor (Polres) Cilacap melimpahkan kasus pesta miras oplosan di Majenang, Cilacap, Kamis (26/4/2018) lalu ke pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Cilacap, Kamis (2/8/2018) pagi.

Pelimpahan dilakukan karena berkas perkara tersebut dinyatakan P21 (sudah lengkap), menyusul tersangka dan barang bukti dilimpahkan bersamaan.

Menggunakan kendaraan Tim Halilintar, kedua tersangka yakni Tsen Fan Lien alias Wan Lin (54), warga Jalan Diponegoro No 310 RT 06 RW 04 Sindangsari, Majenang yang mukim di Perumahan Taman Anggrek Jalan Arandapak No 3 Karangklesem, Purwokerto Selatan, Banyumas, dan Ari Wibowo alias Ari Kate (28), warga Jalan Tembo RT 003 RW 012 Pahonjean, Majenang, dibawa ke Kejaksaan dengan kawalan petugas Satreskrim Polres Cilacap. Sedangkan barang bukti diangkut kendaraan pick up mengikuti di belakangnya.

Kapolres Cilacap AKBP Djoko Julianto melalui Kasubbag Humas AKP R Bintoro Wasono menegaskan, hari ini Polres Cilacap melimpahkan kasus pesta miras oplosan yang mengakibatkan 6 orang tewas.

“Tersangka dan barang bukti kita limpahkan sesuai surat dari Kejari Cilacap yang menyatakan bahwa kasus ini P21 atau sudah lengkap, yang nantinya akan ditindaklanjuti dengan sidang di pengadilan,” terang Bintoro.

Dia juga menandaskan bahwa ini merupakan harapan masyarakat agar kasus ini tidak terulang lagi.

Seperti diketahui, lima orang ditangkap menyusul korban meninggal dunia akibat pesta miras oplosan di Majenang, Cilacap, beberapa waktu lalu.

Mereka adalah agen dan penjual miras. Sementara dua tersangka, yakni Tsen Wan Lien ditangkap, sedangkan agen besar bernama Ari Wibowo, yang waktu itu dinyatakan buron, diamankan polisi.

Ada sekitar 8 hingga 10 orang yang mengkonsumsi miras tersebut. Dua orang terakhir adalah Teguh Haryanto (45), warga Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, dan Harin Mulyanto (42), warga Desa Limbangan, Kecamatan Wanareja.

Sebelumnya, para korban yang meninggal akibat miras oplosan di Majenang adalah Ahmad Haryanto (29), Solihin alias Ibeng (48), dan Sugiyanto (33). Kemudian menyusul tiga orang lagi.

ÏPara korban yang meninggal rata-rata mencampur minuman mereka dengan teh soft drink dan obat batuk, sehingga mengalami over dosis.

Polres Cilacap sudah menangkap 5 orang agen dan penjual miras yang selama ini mengedarkan miras di kawasan tersebut.

Kedua tersangka akan dijerat Pasal 142 jo Pasal 146 ayat 1 huruf b jo Pasal 91 ayat 1 UU No 18 Tahun 2012 tentang Pangan atau Pasal 62 ayat 1 jo Pasal 8 ayat 1 huruf a, e, dan f UU No 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen atau Pasal 204 ayat 1 dan 2 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. (Red/E)

Berikan Tanggapanmu