UNGKAP NARKOBA : Kasat Reskoba Polres Kukar Iptu Romi saat memperlihatkan barang bukti yang diamankan dari 14 orang saat penggerebekan di salah satu rumah warga di Desa Sebulu Ulu, Jumat (17/7) lalu. (Bayu/1News.id)

1News.id, Kutai Kartanegara – Usai menjalani pemeriksaan di Unit Reserse Narkoba (Reskoba) Polres Kutai Kartanegara (Kukar), dua tersangka Ag dan Dr langsung mengungkapkan nama-nama konsumen yang sering membeli Narkoba jenis sabu kepadanya.

“ Ag menulis 18 nama, sedangkan Dr 23 nama. Semuanya warga di Kecamatan Sebulu, mereka berasal dari Desa Sebulu Ilir, Sebulu Ulu dan Sebulu Modern. Bahkan nama-nama itu tidak termasuk dengan 10 orang pemakai yang kita amankan, Jumat (13/7) malam lalu,” tegas Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar, didampingi Kasat Reskoba Iptu Romi kepada harian ini, Minggu (15/7) siang.

Semua nama yang di sebutkan Ag dan Dr itu saat ini sudah berada di tangan penyidik Reskoba Polres Kukar.

“ Ya kita lihat saja nanti bagaimana tindakan kami. Sementara ini kami lakukan pemeriksaan terhadap keduanya,” ucap Romi.

Bahkan, Romi mengungkapkan, akan mempersulit siapapun masyarakat di Kukar apabila ingin mengurus SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian) di Polsek-polsek apabila terbukti sebagai pemakai Narkoba.

“ Ya harus seperti itu. Kita akan mempersulit siapapun yang ingin membuat SKCK di Polsek-polsek apabila ketahuan memakai Narkoba. Bukannya apa, ini sebagai bentuk teguran kami agar menghindari hal buruk tersebut,” terangnya, lagi. (bay)