BERIKAN BUKU : Calon Gubernur Kaltim terpilih Isran Noor berfoto bersama dengan Rusmadi di kediamannya. Selain mengucapkan selamat, Rusmadi juga memberikan dua buku kepada Isran.

1News.id, SAMARINDA – Calon Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Nomor 4, Rusmadi Wongso, Selasa (10/7) pagi mengunjungi kediaman Isran Noor di Samarinda. Dalam kunjungan itu Rusmadi secara resmi mengucapkan selamat kepada pasangan Nomor 3 Isran – Hadi yang telah memenangkan kontes Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim.

“ Hari ini (Selasa,Red.) tunai sudah. Secara pribadi saya merasa bangga dengan beliau (Isran,Red.), apalagi beliau senior saya. Saya juga bangga dengan Fakultas Pertanian Unmul, telah menempatkan dua Gubernur, satu di Kaltara, satu di Kaltim. Sebuah kebanggaan bagi kami,” ungkap Rusmadi saat bertemu dengan Isran.

Dengan kedatangan Rusmadi beserta rombongan, Isran mengatakan tidak ada permusuhan antara dirinya dengan pasangan dan pendukung nomor 4.

“ Kita sebenarnya bukan bermusuhan dengan nomor 4, tapi kita berlawanan. Dalam hal merebut sebuah kemenangan, itu tidak musuh tapi lawan. Ibarat main bola, kalau tidak ada lawan, maka tidak ada kemenangan. Jadi dalam proses politik itu sama saja,” terang Isran.

“ Jangan ada pengertian kita ini bermusuhan. Ketika dalam proses mencari dukungan massaa, itu hal yang biasa. Yang penting jangan berlebihan dan melampaui aturan yang ada,” tambah Isran, lagi.

Bahkan, dalam kesempatan itu Isran juga mengucapkan banyak terimakasih kepada Rusmadi dan rombongan.

“ Padahal saya yang rencananya mau roadshow ke semua pasangan. Bahkan saya sudah jadualkan mulai lusa akan ke Pak Rusmadi, Pak Jaang, dan Pak Sofyan Hasdam. Tapi beliau lebih dulu kesini,” tutur Isran.

Isran juga menerangkan, dalam dunia politik tidak ada senior dan junior. Meski dirinya kalah dalam Pilgub Kaltim, dirinya akan tetap menemui pemenangnya.

“ Kalah menang saya akan lakukan. Pak Rusmadi ini negarawan, mempunyai jiwa besar dan itulah yang diperlukan. Saya berterimakasih kepada beliau yang telah memberikan pemikiran dan pandangan untuk mempercepat, memperbaiki dan mengembangkan pembangunan Kaltim. Ada dua buku yang diberikan kepada saya oleh Pak Rusmadi. Mudah-mudahan dua buku ini menjadi inspirasi penting untuk saya gunakan dalam membuat desain pembangunan di Kaltim,” ucap pria yang pernah menjabat sebagai Bupati Kutim dua periode ini.

Terkait ungkapan bukan bermusuhan tapi berlawanan, Rusmadi ternyata memiliki pemikiran lain.

“ Kalau saya menilai kontes Pilgub ini adalah sebuah perlombaan, bukan pertandingan seperti tinju, karena kalau tinju ada yang KO atau disakiti. Saya menempatkan ini sebagai perlombaan lari dengan sportifitas yang tinggi dan tidak ada yang tersakiti,” ujarnya.

“ Alhamdulillah, dengan kehadiran saya ke rumah Pak Isran, senior saya. Ini membuktikan saya betul-betul dan menjaga dengan apa yang namanya bermartabat. Bukan hanya sebagai visi, tapi memang sebagai nilai yang saya gunakan sebagai norma selama Pilgub berlangsung. Alhamdulillah semua sudah selesai,” tambah Rusmadi.

Bahkan Rusmadi menegaskan, pertemuan dirinya dengan Isran murni lahir batin dari hati yang paling dalam.

“ Untuk pengabdian kepada daerah, ini nggak ada deal-deal politik, tapi deal dalam rangka niat membangun Kaltim. Sebagai putra dan dilahirkan di Kaltim, wajib untuk mendukung pemimpin Kaltim. Sama dengan Pak Safaruddin, beliau meminta maaf tidak bisa datang dan menyampaikan salam hormat kepada Pak Isran. Kita semua siap mendukung Pak Isran untuk membangun Kaltim,” tutupnya. (bay)