AMANKAN BUKTI : Kapolsek Tenggarong Iptu Triyadi saat memperlihatkan sepeda motor Yamaha Mio warna hitam KT 6273 OB yang dicuri PR, Rabu (11/7) lalu. (bayu/1news.id)

1News.id, KUTAI KARTANEGARA – Bukannya menimba ilmu di sekolah, eh malah mencuri. Itulah yang dilakukan PR (17) siswa kelas 2 SMA di Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar). Dia kepergok warga hendak mencuri satu unit sepeda motor merek Yamaha Mio warna hitam KT 6273 OB di Jalan Danau Semayang, Gang 6, Kelurahan Melayu, Tenggarong, Rabu (11/7) dini hari sekitar pukul 00.30 wita.

Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar, didampingi Kapolsek Tenggarong Iptu Triyadi menerangkan, saat itu sepeda motor milik korban sedang diparkir di depan rumah, tepatnya di Gang 6 Jalan Danau Semayang. Melihat ada kesempatan, PR yang kebetulan melintas langsung menyasar sepeda motor itu.

“ Pelaku diam-diam mendorong sepeda motor yang tidak dikunci stang dari dalam gang 6 hingga ke pinggir Jalan Danau Semayang,” kata Triyadi saat ditemui wartawan di Polsek Tenggarong, Kamis (12/7) sore.

Membayangkan akan mendapat uang dari hasil menjual sepeda motor tersebut langsung sirna. Pasalnya, ketika PR sedang asik mendorong sepeda motor, kepergok oleh dua warga. Karuan saja, dua warga yang mengetahui pemilik sepeda motor itu langsung menangkapnya dan menyerahkannya ke aparat Polsek Tenggarong.

“ Jadi pelaku berhasil ditangkap oleh warga saat mencuri. Kemudian warga menghubungi kami dan anggota saya datang untuk menjemput pelaku,” urai Kapolsek, lagi.

Remaja yang tinggal di Dusun Sidomulyo, Kelurahan Bukit Biru, Tenggarong itu langsung dibawa ke Kantor Polsek Tenggarong untuk dimintai keterangan. Karena status PR masih pelajar, maka Polsek Tenggarong langsung berkoordinasi dengan Bapas.

“ Tadi (Kamis,Red.) pelaku sudah kami serahkan ke orang tuanya. Karena pelaku masih dibawah umur, maka dilakukan upaya diversi (penyelesaian terhadap anak yang berhadapan dengan hukum). Meski tidak ditahan, tapi proses hukum tetap berjalan seperti di pengadilan,” jelas Triyadi. (bay)