TINDAK KEJAHATAN : Kapolres Bengkulu AKBP Prianggodo Heru Kunprasetyo didampingi Kasat Reskrim AKP Indramawan Kusuma Trisna dan Satgas Street Crime dalam press rilis di Mako Polres Bengkulu, Rabu (11/7) terkait tangkapan 17 pelaku.

1News.id, BENGKULU – Sebanyak 17 orang pelaku kejahatan berhasil ditangkap Satuan tugas (Satgas) pemberantasan kejahatan jalanan atau Street Crime Polres Bengkulu. Hebatnya lagi, 17 pelaku tersebut ditangkap hanya dalam kurun waktu 5 hari usai Satuan pemberantasan Street Crime Polres Bengkulu ini dibentuk.

“ 17 pelaku tersebut terdiri dari 6 pelaku Narkoba dan 11 Street Crime,” kata Kapolres Bengkulu AKBP Prianggodo Heru Kunprasetyo, didampingi Kasat Reskrim AKP Indramawan Kusuma Trisna dalam press rilis di Mako Polres Bengkulu, Rabu (11/7).

Sekedar diketahui, Satuan tugas pemberantasan ini dibentuk guna menindak aksi kriminalitas yang terjadi di jalanan, mulai dari narkoba, pencurian dengan kekerasan, pencurian kendaraan bermotor, hingga penganiayaan.

Untuk kasus Narkoba yang berhasil di ungkap, sebanyak 1,5 kilogram ganja asal luar Kota Bengkulu dan 11 poket sabu berbagai ukuran yang di simpan dalam permen.

“ Ini hasilnya selama satgas ini dibentuk. Ada kasus curat, curas, dan juga Narkoba yang berhasil di ungkap. Bahkan kita juga mengungkap kasus pencurian handphone (Hape) di wilayah Kecamatan Muara Bangkahulu, kemudian perampasan uang di dalam Angkutan Kota (Angkot), hingga pencurian sepeda motor di depan toko roti,” urai Heru.

Sehingga ke depan, lanjut Kapolres, anggota Satgas Street Crime Polres Bengkulu akan terus meningkatkan patroli di setiap wilayah rawan kejahatan di Kota Bengkulu.

“ Kami akan terus intens melakukan pengungkapan. Hal itu bertujuan untuk memberikan keamanan ditengah masyarakat,” tutur Heru.

Sementara itu AKP Indramawan menambahkan, selama ini kasus yang berhasil diungkap ini memang sangat meresahkan masyarakat di Bengkulu. Apalagi Bengkulu merupakan kota besar yang marak terjadi aksi kriminalitas. Bahkan saat ini, Kota Bengkulu sedang marak kasus jambret dan curanmor.

“ Untuk itu saya menghimbau kepada seluruh masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menjaga barang bawaannya. Utamakan keselamatan, jangan membawa barang berharga yang dapat memancing pelaku kejahatan di jalan,” ucap perwira yang pernah menjabat sebagai Kapolsek Anggana, Kaltim ini. (*bay)