CEK LOKASI : Kapolsek Muara Kaman AKP TM Panjaitan saat melakukan olah TKP sekaligus meminta keterangan sejumlah saksi termasuk Nahkoda di lokasi kapal KM Didi Putra A tenggelam.

Ditabrak Kapal Pengangkut Minyak CPO, 15 Sepeda Motor dan 255 Tabung Gas Tenggelam

1News.id, Kutai Kartanegara – Sebuah kapal barang bermuatan bernama KM Didi Putra A tenggelam setelah bertabrakan dengan kapal pengangkut minyak kelapa sawit CPO (Crude Palm Oil) bernama KM Air Bunga 15 di perairan Mahakam, tepatnya di Desa Muara Kaman Ilir, Kecamatan Muara Kaman, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Jumat (22/7) malam pukul 22.00 wita.

Kecelakaan ini bermula saat kapal barang KM Didi Putra A berlayar dari pelabuhan Samarinda sekitar pukul 11.00 wita dengan tujuan Desa Senyiur, Kecamatan Muara Ancalong, Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Sementara KM Air Bunga 15 yang bermuatan CPO mulai berlayar sekitar pukul 08.00 wita dari Dermaga Rantau Panjang atau Batu Redi, Desa Senyiur menuju Jetty Tanjung Karas, Desa Rantau Hempang, Muara Kaman.

Setibanya di lokasi kejadian, sekitar pukul 22.00 wita, KM Air Bunga 15 yang berlayar dibelakang kapal tongkang ingin menyalip dari arah sebelah kiri. Namun, menurut keterangan Nahkoda KM Air Bunga bernama Tajar (60) warga Desa Muara Ancalong Ulu, kemudi kapal tersangkut dan arah kapal tidak bisa dikendalikan. Sehingga KM Air Bunga 15 tersebut langsung berbelok ke kiri dengan sendirinya.

Ternyata disaat yang bersamaan, KM Didi Putra A melintas. Akibatnya, KM Air Bunga 15 langsung menabrak badan kapal bagian tengah KM Didi Putra A yang menyebabkan kerusakan pada bagian badan kapal hingga patah.

“ Saat itu air sungai masuk ke dalam kapal dengan cepat. Melihat kondisi itu, Nahkoda KM Didi Putra A langsung berusaha mengarahkan kapal ke tepi sungai untuk menyelamatkan penumpang,” kata Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar, melalui Kapolsek Muara Kaman AKP TM Panjaitan kepada wartawan, Sabtu (14/7).

Beruntung dalam insiden itu semua penumpang di KM Didi Putra A sebanyak 25 orang terdiri dari seorang Nahkoda, 4 ABK (Anak Buah Kapal) serta 8 orang penumpang dewasa dan 12 anak-anak berhasil selamat. Namun KM Didi Putra A harus tenggelam di tepi sungai Desa Muara Kaman Ilir beserta muatannya yakni 15 unit sepeda motor, 50 sak semen, dan 255 tabung gas elpiji 3 kilogram.

“ Kalau diperkirakan total kerugiannya sekitar Rp 500 juta,” ucap Panjaitan.

Dari hasil olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) sekaligus pemeriksaan saksi. Penyebab sementara kecelakaan ini akibat kelalaian dari Nahkoda KM Air Bunga 15 yang dimungkinkan dalam kondisi mengantuk. Sehingga Nahkoda tidak fokus dan menyebabkan kapal tidak berada di jalur pelayaran yang benar.

Kemudian, lanjut Panjaitan, KM Air Bunga 15 ini adalah kapal pengangkut CPO PT Sinar Mas. Kapal ini merupakan milik Ir Marli, Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Kukar. Sementara pemegang SPK Pengangkutan minyak CPO nomor : 15/SP/KDA/XII/2016 dari PT. Kresna Duta Agroindo (KDA).

“ Dari hasil pengecekan di TKP, diketahui bahwa surat sertifikasi pengawalan kapal , surat keterangan kecakapan nautika kapal sungai dan danau an. Tajar dalam keadaan mati atau habis masa berlaku sejak tanggal 1 Mei 2018. Tapi KM. Air Bunga 15 tetap melakukan pelayaran,” terang Panjaitan.

Sementara KM Didi Putra A, ucapnya, masih berada di TKP dalam keadaan tenggelam dan telah diberikan tali pengaman oleh pemilik agar kapal tidak hanyut ketengah sungai. Bahkan KM. Air Bunga 15 juga masih berada dilokasi kejadian guna proses pemindahan muatan untuk mencegah kapal tenggelam karena mengalami kerusakan dibagian depan Kapal. (bay)

IDENTITAS PENUMPANG KM. DIDI PUTRA A :

ABK:

1. Jamaludin (L)

2. Andre (L)

3. Multi Hariyadi (L)

4. Surya (L)

DEWASA :

1. Suryadi (L)

2. Aminah (P)

3. Mirnawati (P)

4. Eka (P)

5. Siah (P)

6. Juhairiah (P)

7. Rusni (P)

8. Dela (P)

ANAK-ANAK:

1. Kelvin (L)

2. M. Arjuna (L)

3. Dina (P)

4. Dana (P)

5. Dini (P)

6. Rara (P)

7. Egen (L)

8. Ayi (P)

9. Ayu (P)

10. Dapa (L)

11. Meldi (L)

12. Jaki (L)

(SUMBER : POLSEK MUARA KAMAN)(Photo : KM Air Bunga 15)